HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Jalur Kereta Qinghai-Xizang Genap 20 Tahun, Teknologi Permafrost dan Jalur Satwa Jadi Penopang

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Jalur Kereta Qinghai-Xizang Genap 20 Tahun, Teknologi Permafrost dan Jalur Satwa Jadi Penopang
Foto: China Matters logo

Pantau - Jalur Kereta Qinghai-Xizang di Tiongkok memasuki 20 tahun pengoperasian pada 2026 dengan membentang hampir 2.000 kilometer melintasi kawasan berketinggian lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut.

Jalur tersebut dibangun untuk menghadapi kondisi ekstrem berupa keterbatasan oksigen, suhu rendah, hingga lapisan tanah beku permanen atau permafrost yang tidak stabil.

Sekitar seperempat lintasan kereta melewati kawasan permafrost, bahkan kandungan es pada lapisan tanah di sejumlah wilayah mencapai lebih dari 80 persen.

Perubahan musim membuat lapisan tersebut dapat mencair dan mengalami penurunan ketika suhu meningkat, kemudian kembali membeku saat musim dingin sehingga menjadi tantangan dalam menjaga kestabilan jalur.

Teknologi Khusus Digunakan Menjaga Permafrost

Para insinyur dan teknisi Tiongkok memasang puluhan ribu pipa penghantar panas hingga jauh ke dalam lapisan permafrost untuk mengalirkan panas dari bawah tanah menuju permukaan.

Teknologi tersebut digunakan untuk membantu menjaga lapisan permafrost tetap beku dan stabil sehingga dapat menopang badan jalan kereta.

Selain itu, badan jalan sepanjang 111 kilometer menggunakan struktur ventilasi batu pecah yang dirancang meningkatkan sirkulasi udara, membawa keluar panas, dan menurunkan suhu badan jalan.

Pembangunan jalur kereta juga dilengkapi 33 lintasan satwa liar untuk mempertahankan jalur migrasi hewan di kawasan dataran tinggi.

Jalur Kereta Angkut Lebih dari 100 Juta Ton Barang

Jembatan Wudaoliang yang menjadi bagian dari jalur tersebut disebut memungkinkan lebih dari 5.000 antelop Tibet melintas setiap tahun.

Keberadaan Jalur Kereta Qinghai-Xizang juga membuka akses transportasi bagi masyarakat di kawasan terpencil, termasuk mempermudah pelajar memperoleh akses pendidikan dan penggembala mencapai pasar.

Selama 20 tahun pengoperasian, Jalur Kereta Qinghai-Xizang tercatat telah mengangkut lebih dari 100 juta ton barang.

China Matters turut mengangkat pembangunan jalur tersebut melalui video animasi berjudul China's New Pulse: How did China build a railway spanning the roof of the world? yang menyoroti teknologi konstruksi dan upaya menjaga keseimbangan antara transportasi serta ekologi.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026