Pantau Flash
Lin Dan Putuskan Pensiun
DPR Setujui Anggaran Kemenparekraf 2020 Dipangkas Rp2 Triliun
Bertambah 1.447, Kasus Positif Korona di RI Tembus Angka 62.142 Jiwa
Pertama Kalinya dalam 62 Tahun, Sony Akan Berganti Nama
Kreativitas Jadi Kunci e-Commerce saat Lebaran Selama Pandemi COVID-19

Menteri Edhy Akan Perkuat Satgas Pemberantasan Pencurian Ikan

Menteri Edhy Akan Perkuat Satgas Pemberantasan Pencurian Ikan Menteri KKP, Edhy Prabowo bakal perangi illegal fishing. (Foto: ANTARA)

Pantau.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, memastikan akan tetap melanjutkan dan bahkan terus memperkuat Satgas 115 dalam rangka melakukan perang pemberantasan terhadap aktivitas illegal fishing atau pencurian ikan di perairan RI.

Menteri Edhy menginstruksikan agar pelaku illegal fishing yang berasal dari negara lain harus ditangani tanpa kompromi, meskipun tetap memperhatikan norma-norma yang berlaku di dunia internasional.

Sebelumnya, keberadaan dan keberlangsungan Satgas 115 telah dievaluasi oleh Kemenkopolhukam. Hasilnya, Rakortas setingkat menteri yang dipimpin Menko Polhukam 23 Januari 2020, sepakat bahwa Satgas 115 telah menunjukkan kinerja yang sangat positif.

Baca juga: Menteri Edhy: Produksi Perikanan Tak Akan Berhenti

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan juga memastikan bahwa Presiden juga memberikan arahan agar Satgas 115 diperkuat.

"Presiden telah memberikan arahan agar Satgas 115 ini diperkuat dan menjadi bagian penting dalam upaya pemberantasan illegal fishing di Indonesia baik yang berskala nasional maupun melibatkan jaringan internasional," kata Menteri Edhy.

Kendati melanjutkan, Menteri Edhy menekankan paradigma baru Satgas 115. Pertama, Satgas didorong melaksanakan fungsi koordinasi dan sinergi dalam pemberantasan penangkapan ikan ilegal.

Ia berharap agar jangan sampai kehadiran Satgas 115 mengurangi atau bahkan menghilangkan kinerja lembaga yang telah ada sebelumnya. "Perkuat dengan SOP dalam tataran operasionalnya," tegasnya.

Baca juga: KKP-Kementerian BUMN Konsepkan Penyerapan Tangkapan Hasil Nelayan


Semangat kedua ialah penguatan fungsi masing-masing instansi dalam pemberantasan penangkapan ikan ilegal. Melalui semangat ini, Menteri Edhy meminta segenap unsur Satgas 115 agar melihat potensi dan mengintegrasikan kekuatan yang dimiliki masing-masing, sehingga menjadi sebuah keterpaduan langkah yang akan menjadi kekuatan luar biasa dalam pemberantasan pencurian ikan.

"Ke depan saya mengharapkan Satgas 115 dapat membuat teroboson-terobosan baru dalam penanganan illegal fishing. Manfaatkan teknologi terkini agar dapat berjalan efektif dan efisien, mampu menimbulkan efek jera bagi pelaku illegal fishing, serta mampu mengembalikan kerugian negara yang diakibatkan oleh illegal fishing," ucapnya.

Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (illegal fishing) atau yang lebih dikenal dengan Satgas 115 merupakan satuan tugas yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2015. Pembentukan Satgas ini merupakan perwujudan komitmen Indonesia dalam melakukan pemberantasan illegal fishing.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta