Pantau Flash
Erick Thohir: Pemerintah Berupaya Tingkatkan Produksi Vaksin COVID-19
Biaya Suntik Vaksin COVID-19 Akan Ditanggung Pemerintah
Kemendikbud Terbitkan Kepmen 719/P/2020 Tentang Kurikulum Darurat
Dishub DKI Sebut Ganjil Genap Bisa Berlaku Seharian Tanpa Skema Waktu
Pemerintah Izinkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning dan Hijau COVID-19

Stimulus Besar dari AS, Rupiah Menguat Rp16.239 per Dolar

Stimulus Besar dari AS, Rupiah Menguat Rp16.239 per Dolar Mata uang Rupiah dan Dolar AS. (Foto: Antara)

Pantau.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (26/3/2020) bergerak menguat seiring stimulus besar-besaran dari pemerintah AS di tengah wabah Virus korona baru atau COVID-19 yang juga menghantam Negeri Paman Sam tersebut.

Rupiah bergerak menguat 207 poin atau 1,26 persen menjadi Rp16.293 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.500 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Stabil, Gubernur BI: Terima Kasih Eksportir

Kepala Riset Monex Investindo Futures di Jakarta, Kamis, mengatakan pasar keuangan masih menunggu berita baik persetujuan stimulus pemerintah AS yang belum disepakati di Kongres AS.

"Bila disetujui, ini akan memicu penguatan harga aset berisiko hari ini, termasuk rupiah," ujar Ariston.

Sementara itu, pasar keuangan masih mengkhawatirkan penyebaran wabah COVID-19 yang bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global, yang bisa menekan kembali pergerakan harga aset berisiko hari ini. "Rupiah berpotensi bergerak menguat ke arah Rp16.300, dengan potensi resisten di Rp16.575/dolar hari ini," kata Ariston.

Senat AS diperkirakan akan menyetujui paket stimulus dua triliun dolar AS pada Rabu malam waktu setempat, untuk mengurangi dampak ekonomi dari COVID-19, setelah berhari-hari negosiasi yang keras antara Partai Republik dan Demokrat.

Baca juga: Dijaga Bank Indonesia, Rupiah Positif di Rp16.500 per Dolar AS

Para pemimpin Gedung Putih dan Senat mencapai kesepakatan pada Rabu pagi mengenai paket stimulus besar-besaran, yang bertujuan melindungi ekonomi dari dampak yang berkembang dari wabah COVID-19.

Jumlah kasus COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 60.000 kasus pada pukul 14.30 Waktu Bagian Timur AS pada Rabu (19.30 GMT), menurut Center for Systems Science and Engineering di Universitas Johns Hopkins.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: