Pantau Flash
PSBB di DKI Jakarta, Korlantas: Tak Ada Larangan Ojol Angkut Penumpang
Lockdown Wuhan Resmi Berakhir
Kabar Baik! Warga Jabodetabek Akan Terima Bantuan Pangan Selama PSBB
Ronaldinho Segera Dibebaskan dari Penjara Paraguay
Update Korona di Ibu Kota: 1.443 Kasus, 141 Meninggal, dan 69 Sembuh

Wuhan Cabut Status Lockdown 8 April Mendatang

Headline
Wuhan Cabut Status Lockdown 8 April Mendatang Petugas lingkungan perumahan berkeliling menggunakan pelantang untuk menyampaikan informasi mengenai pencegahan dan pengendalian wabah COVID-19 di Kota Wuhan, China, pada 7 Februari 2020. ANTARA/HO-Xinhua/mii/pri. (ANTARA/HO-Xinhua/mii)

Pantau.com - Kota Wuhan di China yang paling parah dilanda COVID-19, akan mencabut larangan perjalanan ke luar kota mulai 8 April setelah menerapkan lockdown (karantina wilayah) selama dua bulan, kata otoritas setempat, Selasa (24/3/2020).

Warga Wuhan sudah akan diizinkan bepergian ke luar kota, juga Provinsi Hubei, jika mereka menunjukkan kode kesehatan warna hijau.

Kode warna hijau berarti bahwa orang yang bersangkutan tidak melakukan kontak dengan orang-orang yang terinfeksi atau dalam pengawasan COVID-19, menurut pengumuman yang diedarkan oleh badan provinsi pengendali virus korona.

Baca juga: Dalam Dua Hari Terakhir Tak Ada Kasus Baru Virus Korona di Wuhan China

Wuhan akan mengambil langkah berbeda agar kegiatan bisnis kembali beroperasi. Langkah tersebut akan didasarkan pada risiko kesehatan yang diperlihatkan berbagai daerah untuk mengatasi dampak pada ekonomi, bunyi surat edaran itu.

Daerah-daerah lainnya di Hubei akan mencabut larangan bepergian keluar wilayah mulai Rabu 25 Maret 2020. Pekerja migran pemegang kode hijau dan hasil negatif pengujian asam nukleat akan diantarkan keluar dari provinsi tersebut, langsung ke tempat kerja mereka.

Sementara itu, sekolah-sekolah di Hubei masih akan tutup sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, menurut edaran tersebut.

Sebagai langkah yang belum pernah diambil sepanjang sejarah, Wuhan pada 23 Januari mengumumkan larangan perjalanan sebagai upaya untuk membendung wabah di wilayah tersebut.

Baca juga: Pilot Lion Air Meninggal Diduga Korona, Kemenhub Buka Suara

Langkah itu termasuk keputusan untuk menghentikan layanan transportasi umum di dalam kota, juga seluruh penerbangan dan kereta keluar wilayah. Larangan serupa diberlakukan di daerah-daerah lain di Hubei.

Sementara itu, pada Senin 23 Maret 2020 satu kasus baru pengidap COVID-19 dilaporkan muncul di Wuhan setelah kota itu tidak memperlihatkan ada satu kasus pun selama lima hari berturut-turut.

Kasus tersebut merupakan satu-satunya yang dilaporkan di Provinsi Hubei pada Senin (23/03/2020) 

Tim Pantau
Editor
Kontributor - WIL
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: