Pantau Flash
Ronaldinho Segera Bebas Setelah Kejaksaan Sepakati Kesepakatan
Polisi Jerat 'Gilang Bungkus' dengan Pasal Perbuatan Tidak Menyenangkan
Juventus Resmi Pecat Maurizio Sarri
TikTok Ancam Tempuh Jalur Hukum Usai Diblokir Donald Trump
Pemerintah Beri Santunan Rp300 Juta untuk Tenaga Medis Gugur Tangani Korona

Ini Penyebab Utama Melonjaknya Kasus Positif COVID-19 di Tanah Air

Headline
Ini Penyebab Utama Melonjaknya Kasus Positif COVID-19 di Tanah Air Seorang warga memakai masker sebagai alat pelindung diri dari wabah virus Corona (COVID-19) di Banda Aceh, Aceh, Jumat (27/3/2020). (Foto: Antara/Irwansyah Putra)

Pantau.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebut kontak dekat sebagai faktor utama pertambahan jumlah kasus COVID-19 di Tanah Air.

"Ada kontak dekat yang terjadi dengan kasus ini, sehingga mengakibatkan penularan kemudian memunculkan angka pasien yang menjadi sakit," kata Yurianto dalam konferensi di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Jumlah positif COVID-19 di Indonesia meningkat signifikan dari 893 kasus pada Kamis (26/3) menjadi 1.046 kasus pada Jumat (27/3) pukul 12.00 WIB. Peningkatan jumlah kasus itu, kata Yuri, menggambarkan masih adanya penularan penyakit di tengah masyarakat.

Baca juga: Hasil Negatif Rapid Test Tak Jamin Bebas COVID-19

"Masih ada sumber penyakitnya dan masih ada kontak dekat yang terjadi, sehingga total kasus menjadi 1.046," ujar dia.

Mencermati hal tersebut, pemerintah mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penularan virus dengan mematuhi anjuran menjaga jarak aman minimum 1,5 meter.

Karena pada jarak yang kurang dari itu, potensi penularan dari orang satu ke orang lainnya sangat besar --melalui percikan droplets pada saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin kemudian mengenai orang yang sehat.

Baca juga: Positif COVID-19 di RI Jadi 1.046 Orang, 87 Meninggal, dan 46 Sembuh

"Mari kita patuhi bersama, hindari kontak dekat. Jaga jarak pada saat melakukan komunikasi sosial dengan siapapun, baik di rumah maupun di luar rumah," kata Yurianto.

Selain itu, masyarakat juga diimbau mewaspadai benda-benda yang sering digunakan bersama seperti gagang pintu, pegangan tangan di kendaraan angkutan massal, serta pegangan tangga --yang bisa menjadi perantara penularan virus korona.

Lebih lanjut, pemerintah terus mengingatkan masyarakat agar rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan menghindari menyentuh area mata, hidung, serta mulut untuk mengantisipasi penularan virus tersebut.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: