Pantau Flash
Hilal Tidak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri Kamis 13 Mei
Kemenag: Tak Ada Referensi Hilal Awal Syawal 1442 H Teramati di Indonesia Secara Astronomis
Masjid Istiqlal Tidak Gelar Salat Ied Tahun Ini
KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai yang Tak Lolos TWK
Kemenparekraf Pastikan Destinasi Wisata Terapkan Prokes saat Libur Lebaran

Tak Larang Warganya Mudik, Gubernur NTB: Mereka Pulang karena Rindu

Headline
Tak Larang Warganya Mudik, Gubernur NTB: Mereka Pulang karena Rindu Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah. ANTARA/Nur Imansyah

Pantau.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat, H Zulkieflimansyah menegaskan tidak melarang jika ada masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Ndak dilarang. Yang penting jalankan puasa di bulan Ramadhan," ujarnya di Mataram, Minggu (18/4/2021).

Baca juga: MUI Tegaskan Vaksinasi COVID-19 dengan Injeksi Tidak Batalkan Puasa

Menurut Gubernur NTB, pihaknya tidak bisa melarang ataupun memberi batasan bagi masyarakat yang ingin pulang ke Pulau Sumbawa atau Pulau Lombok karena hal tersebut merupakan hal biasa yang dilakukan setiap menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

"Mereka pulang itu karena rindu sekali. Kalau kita atur-atur nanti banyak masalah yang akan terjadi, biarkan ngalir begitu aja," katanya.

Sebelumnya, pemerintah sudah memutuskan melarang mudik Lebaran 2021. Larangan mudik Lebaran ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021. Larangan tersebut diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara.

Baca juga: Atalia Praratya, Istri Gubernur Ridwan Kamil Positif COVID-19

Pemerintah juga telah menetapkan aturan terkait larangan pengoperasian seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api pada 6-17 Mei 2021. Bahkan, Kementerian Perhubungan akan menerbitkan surat edaran sebagai acuan petunjuk pelaksanaan teknis di lapangan terkait kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: