Pantau Flash
Dubai Putuskan 'Lockdown' Selama 14 Hari
Madonna Sumbang 1 Juta Dolar untuk Ciptakan Vaksin Korona
Jika Batalkan Kompetisi, Liga Inggris Terancam Denda Rp 15,3 Triliun
Sempat Tersangkut Skandal FIFA, Mantan Presiden Honduras Meninggal Dunia
Jakarta Pagi Cerah Berawan, Waspada Hujan Petir Sore Hingga Malam Hari

Ada Burger Korona di Vietnam, Juru Masak Ungkap Filosofi Perperangan

Ada Burger Korona di Vietnam, Juru Masak Ungkap Filosofi Perperangan Roti lapis yang dibentuk seperti virus korona terlihat di restoran Hanoi, Vietnam, 25 Maret 2020. (Foto: Reuters/Kham)

Pantau.com - "Anda harus memakannya, untuk mengalahkannya" adalah filosofi seorang juru masak di Hanoi yang mencoba mendorong semangat juang di ibu kota Vietnam dengan menjual roti lapis bertema virus korona atau "koronaburger".

Tertawa menghadapi pandemi global, koki Hoang Tung dan timnya kini menghabiskan hari-hari mereka untuk mencetak puluhan roti bernoda teh hijau lengkap dengan mahkota-mahkota kecil yang terbuat dari adonan menyerupai gambar mikroskopis virus tersebut.

"Kami punya lelucon ini bahwa jika Anda takut akan sesuatu, Anda harus memakannya," kata Tung, di toko Pizza Home di pusat kota Hanoi.

Baca juga: Keinginanmu Harus 0 Persen untuk Lawan Virus Korona

"Itu sebabnya virus korona tidak lagi menakutkan setelah kamu makan roti lapis yang berbentuk virus itu sendiri. Cara berpikir seperti itu menyebarkan kebahagiaan kepada orang lain selama pandemi ini," ujar Tung.

Toko ini telah menjual sekitar 50 roti lapis dalam sehari, meskipun semakin banyak bisnis di Vietnam yang terpaksa tutup karena virus.

Pada pertengahan Februari, Vietnam mengatakan bahwa seluruh 16 kasus COVID-19 yang diketahui pada saat itu telah pulih, tetapi pernyataan itu berubah setelah masuknya pengunjung asing dan warga negara Vietnam yang kembali membawa sejumlah kasus.

Sekarang Vietnam mencatat 148 kasus, tetapi tidak ada laporan kematian, menurut kementerian kesehatan.

Baca juga: Hai Generasi Milenials yang Suka Rebahan, Ditantang Dian Sastro Tuh!

Pihak berwenang di Hanoi dan Ho Chi Minh City telah memerintahkan agar semua bisnis yang tidak penting harus ditutup meskipun beberapa gerai makanan, termasuk toko milik Tung, masih buka.

Membawa cucunya untuk mencicipi koronaburger, Dang Dinh Quy (66) memandang roti lapis berwarna hijau itu sebagai suguhan untuk meningkatkan semangat juang.

"Virus korona ini sangat berbahaya. Tetapi jika kita makan roti lapis yang bentuknya menyerupai virus itu, dalam benak kita rasanya kita sudah menang," kata Quy. "Jika Anda ingin mengalahkannya, Anda harus memakannya terlebih dahulu".

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: