Pantau Flash
Bom Mobil Terjang Demonstrasi Anti Pemerintah di Irak, 4 Orang Tewas
Menangi Perang Saudara, Ginting ke Final Hong Kong Open 2019
Hasil Kualifikasi MotoGP Valencia 2019: Quartararo Kalahkan Marquez
Polda Sumut Tetap 18 Tersangka dalam Serangan Bomber di Polrestabes Medan
BPBD Sebut Belum Ada Penetapan Tanggap Darurat Gempa Malut

Anggota Komisi III: Kursi Pimpinan KPK Tak Boleh Kosong!

Anggota Komisi III: Kursi Pimpinan KPK Tak Boleh Kosong! Anggota Komisi III Arsul Sani (Foto: Antara)

Pantau.com - Anggota Komisi III di DPR RI Arsul Sani menegaskan, bahwa tak boleh ada kekosongan di kursi pimpinan KPK. Pasalnya saat ini Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyatakan mundur dan disusul oleh penyerahan mandat Ketua KPK Agus Rahardjo CS ke Presiden Joko Widodo.

Sementara itu pada hari ini DPR RI akan segera mengesahkan 5 pimpinan KPK terpilih yakni Firli Bahuri, Nawawi Pomolango, Alexander Marwata, Nurul Ghufron, dan Lili Pintauli Siregar dalam Rapat Paripurna yang digelar pada pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Jokowi Diminta untuk Segera Melantik 5 Pimpinan Baru KPK 

Nantinya usai pengesahan tersebut DPR RI akan menyampaikannya kepada Jokowi untuk ditindaklanjuti.

"Kalau nanti Rapat Paripurna DPR menyetujui laporan dan juga keputusan Komisi III yang memilih lima capim itu, maka tentu kemudian DPR akan mengirimkan surat kepada presiden agar kelima capim itu ditetapkan dengan Keppres sebagai pimpinan KPK periode mendatang begitu," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019).

Terkait dengan kapan waktu pelantikan pimpinan KPK terpilih, kata Arsul, DPR menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden. Apakah nantinya Jokowi akan mempercepat pelantikan untuk mengisi kekosongan di KPK atau menunggu selesai masa jabatan pimpinan KPK saat ini pada Desember 2019.

"Kalau apakah terkait dengan pengembalian mandat itu presiden akan mempercepat pelantikan ya itu kita serahkan kepada beliau lah bagaimana bijaknya atau yang terbaik untuk KPK ini," ungkapnya.

"Yang jelas KPK kalau memang benar ada pimpinannya yang mengundurkan diri dan itu tiga orang mengundurkan diri atau tidak menjalankan fungsi dan lain sebagainya ini tentu tidak boleh terjadi kekosongan karena ada hal-hal dalam Undang-Undang KPK itu yang memang menjadi tanggung jawab pimpinan KPK," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif mengembalikan mandat ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sebelumnya Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyatakan mundur sebagai komisioner KPK.

Hal itu dikatakan Ketua KPK Agus Rahardjo saat jumpa pers di halaman Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (13/9/2019) malam. Agus ditemani Laode, Saut dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Agus mengatakan Jokowi perlu segera mengambil langkah penyelamatan KPK. Sebab Agus merasa KPK saat ini sudah genting.

Baca Juga: Anggota Komisi III: Pimpinan KPK Ingin Permalukan Presiden

"Segera bapak presiden ambil langkah untuk penyelamatan," kata Agus.

Satu pimpinan KPK lainnya, Saut Situmorang juga lebih dahulu menyatakan mengundurkan diri sebagai pimpinan KPK.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: