Forgot Password Register

Bom Gereja Surabaya, Gubernur Jatim: Jangan Takut dan Lawan Terorisme

Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rahman meninjau lokasi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) (Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim) Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rahman meninjau lokasi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) (Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim)

Pantau.com - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo meminta masyarakat untuk tidak takut terhadap terorisme. Menurutnya masyarakat harus berani melawannya karena terorisme merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Polri dan TNI sebagai kekuatan inti selalu bersama-sama masyarakat melakukan pengaman," kata Soekarwo yang akrab dipanggil Pakde Karwo disela-sela mengunjungi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) bom bunuh diri di Gereja Jalan Arjuna Surabaya, Minggu, (13/5/2018).

Soekarwo juga menyampaikan rasa duka mendalamnya atas terjadinya korban jiwa dalam ledakan bom di Surabaya tersebut.

Baca juga: Bertambah, 9 Orang Tewas dari Serangan Bom di Surabaya

Ia mengatakan, dirinya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) terus akan memperkuat pengamanan di semua tempat. Dan, langkah yang sama juga dilakukan untuk mendeteksi dini dengan memperkuat tiga pilar, yakni kepala desa, babinkamtibmas, dan babinsa.

Sedangkan, disela-sela melihat penanganan korban ledakan bom bunuh diri ini, Soekarwo memberikan arahan agar penanganan para korban dipusatkan di RSUD dr Sutomo.

Soekarwo bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, juga meninjau TKP Ngagel dan Diponegoro.

Baca juga: Polisi Duga Masih Ada Bom Aktif di dalam Mobil di Gereja Pantekosta

Kapolda Jatim, Mahfud Arifin mengatakan, penanganan kemanan sudah dilakukan terhadap kegiatan keagamaan.

"Buktinya, polisi juga jadi korban," ujarnya sambil menambahkan untuk lokasi Ngagel sudah dinyatakan aman dan terkendali.

Sementara, dua tempat lainnya, Ngagel dan Diponegoro, masih dilakukan pembersihan oleh kepolisian.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More