Forgot Password Register

Calonkan Putri Raja jadi PM, Partai Politik Thailand Terancam Dibubarkan

Calonkan Putri Raja jadi PM, Partai Politik Thailand Terancam Dibubarkan Putri Thailand Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi. (Foto: Reuters/Bobby Yip)

Pantau.com - Partai politik Thailand yang mencalonkan seorang putri kerajaan untuk jabatan perdana menteri akan dilarang mengikuti pemilihan umum pada Maret, kata seorang pegiat, pada Ahad (10 Januari 2019), dan akan mengajukan petisi guna mengusahakan pembubarannya.

Komisi Pemilihan Thailand mengadakan rapat pada Senin (11/2/2019), guna mempertimbangkan pencalonan Putri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi (67), yang menghebohkan negara ketika ia mengumumkan akan jadi calon perdana menteri dari satu partai yang setia kepada mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang digulingkan.

Pencalonan kakak Raja, yang telah membintangi opera sabun dan film laga dan menyerahkan gelar kerajaan setelah menikah dengan seorang Amerika merupakan langkah mengagetkan yang dibuat oleh kekuatan pro-Thaksin, yang menghadapi pertarungan dalam pemilihan tersebut.

Baca juga: Gempa Politik di Thailand Pasca Putri Raja Jadi Kandidat Perdana Menteri

Seorang pegiat mengatakan, ia akan mengajukan petisi untuk mendiskualifikasi partai Thai Raksa Chart, yang mencalonkan putri itu.

"Pengumuman kerajaan memperjelas bahwa partai itu melanggar undang-undang pemilihan," kata Srisuwan Janya, Sekretaris jenderal Asosiasi bagi Perlindungan Konstitusi, kepada Reuters.

Srisuwan mengatakan, keluhannya kepada Komisi Pemilihan akan memintanya untuk merekomendasikan Mahkamah Konstitusi membubarkan partai itu.

Baca juga: Polusi Udara Mengerikan Mengandung Partikel Debu Selimuti Thailand

Partai itu menyatakan dalam pernyataan, pihaknya menerima dengan terbuka pesan raja dan akan mematuhi peraturan pemilihan dan setia kepada tradisi.

Keluarga kerajaan memiliki tradisi yang sudah berlangsung lama menjauhkan diri politik dan undang-undang pemilihan melarang partai-partai menggunakan kerajaan dalam kampanye-kampanye.

Partai-partai yang setia kepada mantan taipan telekomunikasi Thaksin telah mengalahkan partai-partai pro-kemapanan dalam tiap pemilihan sejak 2001, tetapi tiap saat dilengserkan oleh keputusan-keputusan pengadilan atau kudeta.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More