Forgot Password Register

China Ngegas Latihan Militer, Eh Taiwan Malah Cuek

China Ngegas Latihan Militer, Eh Taiwan Malah Cuek Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (Foto: Reuters/Tyrone Siu)

Pantau.com - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan manuver militer China yang dikecam AS bukan suatu persoalan penting bagi negaranya.

Militer Pembebasan Rakyat China mengakui bahwa kapal perang, pengebom, dan pesawat pengintai miliknya melakukan latihan di sekitar Taiwan pada Senin 15 April 2019, meski pihaknya menggambarkan latihan itu sebagai kegiatan rutin.

"Kami tidak akan membuat kompromi apa pun di wilayah kami, bahkan untuk satu inci. Kami selalu berpegang teguh pada demokrasi dan kebebasan," kata Tsai saat menghadiri peringatan hubungan Taiwan-AS.

Baca juga: Taiwan Klaim Ditolong Amerika Serikat Soal Pertahanan, Sindir China?

Tsai berbicara di forum peringatan 40 tahun hubungan AS-Taiwan yang digelar oleh Kementerian Luar Negeri Taiwan, menyusul keputusan AS yang memutus hubungan resmi dengan Taiwan pada 1979 untuk mendukung China.

Taiwan menyebarkan sejumlah jet dan kapal untuk mengawasi pasukan China. Pasalnya, Kemenhan Taiwan menuding China berupaya merubah status quo Selat Taiwan.

China berulang kali melancarkan gerakan, yang menurutnya sebagai "patroli pengepungan pulau", dalam beberapa tahun belakangan.

Baca juga: Polisi Selidiki Kematian Pelajar Indonesia di China Usai Hilang 5 Hari

Delegasi yang dipimpin mantan ketua DPR AS Paul Ryan berada di Taipei untuk memperingati 40 tahun peresmian Taiwan Relations Act, yaitu undang-undang yang mengatur hubungan AS-Taiwan, dan untuk menegaskan kembali komitmen AS.

Ryan mengatakan AS menganggap setiap ancaman militer terhadap Taiwan sebagai kekhawatiran. Ia mendesak China untuk menghentikan pergerakan seperti itu, dengan menyebut langkah tersebut kontraproduktif.

AS tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan, namun terikat oleh hukum untuk membantu Taiwan mempertahankan diri dan menjadi sumber utama senjata bagi mereka.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More