Pantau Flash
43 Orang Tewas Setelah Si Jago Merah Lalap Gedung 6 Lantai
Zulkifli Hasan: Jualan Surga dan Negara Sudah Tidak Laku di Pilpres
Catat! Tol Layang Japek II Tidak Ada Rest Area dan Pom Bensin
Erick Thohir Tunjuk Eks Menkeu Chatib Basri Jadi Wakomut Bank Mandiri
SEA Games 2019: Kontingen Indonesia Lampaui Target Jokowi

Diperiksa Polisi 5 Jam, Kivlan Zen: Saya Anggap Ini Sudah Selesai!

Diperiksa Polisi 5 Jam, Kivlan Zen: Saya Anggap Ini Sudah Selesai! Kivlan Zen (tengah) (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Pantau.com - Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen diperiksa selama lima jam oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Kivlan dicecar 26 pertanyaan oleh penyidik sejak sekitar pukul 10.30 hingga 15.30 WIB terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong dan makar.

Baca juga: Didampingi Pengacara, Kivlan Zen Penuhi Panggilan Polisi Terkait Makar

Usai menjalani pemeriksaan, Kivlan mengatakan pihaknya menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada Polri.

"Saya anggap ini sudah selesai. Insya Allah ini baik-baik saja. Saya percaya kepada Polri sebagai profesional," kata Kivlan.

Kuasa hukum Kivlan, Pitra Ramdhoni mengatakan kliennya sudah mengklarifikasi kepada penyidik, bahwa tidak ada niatan Kivlan untuk makar dalam unjuk rasa pada 9 Mei 2019.

Pitra pun menyebut laporan polisi yang menuding Kivlan hendak melakukan makar, sebagai fitnah.

Baca juga: Ini Klarifikasi Kivlan Zen Soal Tuduhan Makar yang Menjeratnya

"Kami merasa difitnah dengan laporan polisi tersebut dan telah kami klarifikasi, bahwa kami tidak ada upaya untuk menggulingkan pemerintah seperti dalam pasal makar. Kami hanya protes, berunjuk rasa terhadap kecolongan-kecolongan (dalam pemilu). Dan itu (unjuk rasa) hanya dilakukan di Bawaslu dan KPU," jelas Pitra.

Sebelumnya, Kivlan dilaporkan oleh seseorang bernama Jalaludin asal Serang, Banten dengan nomor laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoaks) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: