Forgot Password Register

Duh! Mantan Biksu 'Hedon' Diganjar Hukuman Penjara 114 Tahun

Wirapol Sukphol. (Foto: Reuters) Wirapol Sukphol. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Seorang mantan biksu asal Thailand hedon harus menerima hukuman penjara selama 114 tahun. Ia terbukti melakukan penipuan dan pencucian uang.

Wirapol Sukphol, pada 2013 lalu terlihat dalam sebuah video YouTube memegang tumpukan uang di dalam jet pribadi akhirnya kembali ke Thailand pada 2017. Ia pulang setelah diekstradisi dari Amerika Serikat.

Wirapol, yang dulunya dikenal dengan nama Luang Pu Nenkham, sempat diusir dari kebiksuan pada 2013, setelah video itu menyebar. Dia juga dituding telah berhubungan seksual dengan seorang gadis yang belum dewasa.

Baca juga: Gara-gara Pengelasan, AS Bikin Rudal Inggris Seharga Rp576 T 'Cacat'

Kemudian, dia lalu melarikan diri ke Amerika Serikat. Lalu saat ini, pengadilan kriminal di Bangkok menjatuhkan hukuman penjara atas Wirapol selama 114 tahun, meski dia hanya akan menjalaninya sepanjang 20 tahun karena terhambat aturan undang-undang lokal.

"Dia melakukan penipuan dengan mengklaim punya kekuatan supranatural. Dia juga membeli banyak mobil mewah yang bisa dikategorikan sebagai praktek pencucian uang," kata seorang petugas Departemen Litigasi Khusus.

Dia menolak mengungkap identitasnya karena tidak punya otoritas untuk berbicara kepada media. "Pengadilan memutuskan bahwa dia bersalah karena banyak melanggar peraturan, yang membuat dia harus dihukum total selama 114 tahun," kata dia.

Baca juga: Sadis! Ini Dia Pria Pertama di Dunia yang Menggugat 3 Mesin Pencarian Raksasa

Sementara itu dalam kasus lain, Wirapol harus menghadapi sejumlah dakwaan pelecehan seksual terhadap anak dan penculikan anak. Pengadilan akan memutuskan kasus tersebut pada Oktober.

Kasus Wirapol menjadi perhatian publik karena banyak kasus serupa yang menimpa beberapa biksu di Thailand selama beberapa tahun terakhir. Pemerintahan militer di Thailand mulai mencoba membersihkan kebiksuan Buddha dengan menangkap sejumlah biksu yang terlibat kasus korupsi.

Wirapol dan pengacaranya belum berkomentar mengenai kasus tersebut.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More