Pantau Flash
Tolak Pinangan Barca dan PSG, De Ligt: Saya Mengagumi Juventus
Hingga Akhir 2019, Blok Masela Bisa Dongkrak Cadangan Migas 300 Persen
Pompeo: China Bertanggung Jawab Atas Noda Abadi Abad Ini!
Novri Setiawan Dihukum 2 Laga, Persija Didenda Rp75 Juta
Komedian Nunung Ditangkap Polisi karena Narkoba, Tes Urinenya Positif

Fahri: Pernyataan Prabowo Timbulkan Efek Lanjutan pada Massa di Bawah

Fahri: Pernyataan Prabowo Timbulkan Efek Lanjutan pada Massa di Bawah Fahri Hamzah (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai pernyataan Prabowo Subianto yang tidak mengakui hasil rekapitulasi KPU, menimbulkan efek lanjutan ke depannya yaitu kemungkinan berdampak pada massa di bawah.

"Pidato Pak Prabowo itu artinya beliau tidak akan ke MK bahkan tidak akan ke Bawaslu," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Kamis (16/5/2019).

Setelah itu menurut dia, berikutnya pasca-pengumuman hasil rekapitulasi tanggal 22 Mei yang dikhawatirkan dan harus dipikirkan secara matang oleh semua pihak itu adalah efek kepada publik yaitu massa di bawah.

Baca juga: Pengamat: Penolakan Prabowo Soal Hasil Pemilu Tak Pengaruhi Apapun

Karena itu dia mengimbau agar aparat tidak menambah radikalisme massa namun pada saat yang bersamaan juga harus ada penanggung jawabnya agar jangan banyak situasi yang tidak terkendali.

"Tapi sebagian dari sebab tidak terkendalinya itu aparat kelihatannya terlalu nampak represif, jangan anggap itu sebagai kekecewaan," ujarnya.

Fahri mengibaratkan dalam permainan sepak bola saja ada kekecewaan, apalagi kontestasi politik seperti Pemilu Presiden atau Pilpres 2019.

Karena itu dia menyarankan agar Kepolisian melihat situasi secara tenang, jangan takut ada makar karena diyakininya tidak ada masyarakat yang mau makar.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang curang, yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: Prabowo Tolak Penghitungan KPU karena Tak Tega Penderitaan Rakyat

Prabowo menduga telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

"Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang," ujar Prabowo saat berbicara dalam acara "Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019.

Dalam acara tersebut, tim teknis BPN menyampaikan pemaparan mengenai berbagai dugaan kecurangan yang terjadi sebelum, saat pemungutan suara, dan sesudahnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: