Forgot Password Register

FIFA Tegaskan Tak Ada Kasus Doping di Piala Dunia 2018

Maskot Piala Dunia 2018 (Foto: Reuters/Anton Vaganov) Maskot Piala Dunia 2018 (Foto: Reuters/Anton Vaganov)

Pantau.com - Berdasarkan keterangan dari federasi Sepakbola dunia (FIFA) tidak ditemukan hasil positif di lebih dari 3.000 tes anti-doping yang dilakukan sebelum dan selama diselenggarakannya Piala Dunia 2018,

FIFA mengumpulkan 2,761 sampel sebelum turnamen dan 626 lainnya selama Piala Dunia, termasuk 108 sampel yang dikumpulkan saat non-pertandingan, sebagai bagian dari program pengujian Piala Dunia terbesar yang pernah ada.

"Tes reguler dilengkapi FIFA dengan menggunakan program paspor biologis atlet dalam sistem "ADAMS" di WADA, di mana semua hasil tes, termasuk yang berasal dari konfederasi dan NADO yang dikumpulkan di ajang sepak bola internasional utama serta kompetisi nasional, dikumpulkan dalam paspor atlet di ADAMS, yang menampilkan modul hematologis (melalui darah) dan modul steroid (melalui urin)," kata FIFA dalam sebuah pernyataannya Kamis waktu setempat (12/7/2018).

Baca juga: Gagal ke Final, Pencapaian Inggris di Piala Dunia Tetap Dipuji

Unit Manajemen Paspor Atlet FIFA, yang terdiri dari para ahli independen, meninjau data pemain untuk mendeteksi potensi penyimpangan yang dapat mengindikasikan penyalahgunaan obat perangsang kinerja. Hal ini berlaku untuk semua pemain yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA.

Untuk turnamen tahun ini, setiap pemain yang berpartisipasi diuji dalam kontrol tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tes sistematis lebih lanjut telah dilakukan sepanjang waktu itu, baik dengan kontrol pasca-pertandingan dan pada non-pertandingan.

Sekitar 90 persen dari semua tes yang menjadi target,memiliki sejumlah kriteria, diantaranya rekomendasi dari Unit Manajemen Paspor Atlet, potensi cedera yang dialami oleh pemain, data kinerja dan riwayat tes atlet.

Baca juga: Gokil! Seorang Fotografer Jadi Bagian dari Perayaan Gol Kemenangan Kroasia

Rata-rata, setiap pemain dari empat tim yang tersisa telah diuji 4,41 kali sejak Januari,bahkan beberapa dari mereka diuji delapan kali.

FIFA mengungkapkan ada satu temuan analitis yang tidak cocok namun pemain itu memiliki pengecualian penggunaan terapeutik untuk zat yang terdeteksi.

Selain itu, Ada juga tiga temuan atipikal. Hal ini terjadi ketika sampel memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Anti-Doping FIFA sebelum penentuan temuan analitis yang merugikan.

Semua sampel yang dikumpulkan akan disimpan selama kurun waktu 10 tahun dan tersedia untuk pengujian ulang di masa mendatang.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More