Forgot Password Register

Iklan Pinjaman Online Lewat SMS Menjamur? Begini Langkah OJK

Iklan Pinjaman Online Lewat SMS Menjamur? Begini Langkah OJK Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Iklan layanan jasa keuangan seperti pinjaman online kini marak dilakukan melalui pesan singkat atau SMS. Otoritas Jasa Keuagan (OJK) mencatat salah satunya, pinjaman yang menjanjikan proses cepat dan mudah. 

Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sarjito menyatakan, pihaknya akan mengatur iklan jenis ini dengan menyempurnakan POJK Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.  

"Kita akan segera lakukan itu (mengatur) karena periklanan lewat itu (SMS) banyak sekali," ujarnya saat jumpa pers di Kantor OJK, Jalan  Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Baca juga: Kenapa Arab Saudi Mendadak Berikan Kuota Haji Tambahan 10 Ribu Porsi?

Banyaknya iklan pinjaman melalui SMS dinilai membahayakan. Pasalnya, iklan dapat begitu saja diterima oleh banyak kalangan. Hal ini membuka peluang masyarakat terjerumus pada jasa keuangan yang tak jelas statusnya. 

Apalagi jika ada masyarakat yang sedang dalam kondisi terdesak kemudian harus terjerumus pada pinjaman online. Ditambah lagi iming-iming mudah dan tanpa jaminan.

Baca juga: Mau Masak-masak Setelah Nyoblos? Harga Semua Jenis Daging Sudah Naik

"Bayangkan begitu banyak iklan, orang kemudian nyantel lagi butuh duit cepet, iklannya kan 'hubungi kita maka setengah jam cair'. Lalu, lagi bingung bagaimana cari uang untuk istri melahirkan, belikan anak sepeda motor. Nah banyak korbannya begitu," paparnya. 

Sebelumnya, OJK juga memaparkan Lembaga Jasa Keuagan (LJK) harus berpedoman setidaknya pada 4 poin yakni akurat, jujur, jelas, dan tidak menyesatkan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More