Pantau Flash
Jokowi Akan Undang Kapolri Senin Pekan Depan Tanya Kasus Novel
Menteri Tjahjo Ingin ASN Tetap Kerja 5 Hari dalam Seminggu
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun
Erick Thohir: Kasus Motor Harley Davidson Termasuk Kriminal
Polda Jabar Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Kelebihan Berat Badan saat Hamil Mempengaruhi Proses Kelahiran Bayi

Kelebihan Berat Badan saat Hamil Mempengaruhi Proses Kelahiran Bayi Wanita Hamil Obesitas. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Wanita yang memiliki kelebihan berat badan pada trimester pertama kehamilan maupun yang berat badannya melonjak naik saat kehamilan, punya kemungkinan lebih besar akan hamil lebih lama serta mengalami komplikasi, ungkap suatu penelitian baru sebagaimana dilaporkan Reuters Health.

Dr Fiona C. Denison dari Universitas Edinburgh, Inggris, serta para koleganya, menganalisa data dari Swedish Medical Birth Register pada perempuan yang melahirkan antara tahun 1998 hingga 2002.

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Perempuan Hamil Dilarang Minum Kopi

Dari 143.519 kehamilan, 6,8 persen melahirkan dengan "tanggal mundur" yang artinya lebih dari 42 pekan, sedangkan Kehamilan normal berlangsung selama 40 pekan.

Dari data tersebut terungkap bahwa kehamilan yang melewati masa normal, lebih banyak dialami ibu hamil yang pada trimester pertama memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi maupun mereka yang berat badannya melonjak tinggi saat hamil.

Kelebihan berat badan atau obesitas saat trimester pertama juga dihubungkan dengan kemungkinan yang makin kecil untuk melahirkan secara normal.

Selain itu, obesitas dihubungkan dengan risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kelahiran mati, diabetes yang terkait kehamilan, dan operasi cesar.

Baca Juga: Benarkah Makan Kacang Selama Hamil Bisa Sebabkan Bayi Alergi?

"Kegemukan menimbulkan risiko signifikan bagi kesehatan ibu hamil maupun bayi yang dikandungnya, dan penelitian kami menegaskan temuan lainnya bahwa obesitas punya hubungan yang signifikan dengan komplikasi-komplikasi seperti kelahiran mati, diabetes terkait kehamilan, darah tinggi yang disebabkan oleh kehamilan dan operasi cesar" ungkap Denison dan timnya.

Jika ibu hamil selalu menerapkan gaya hidup sehat, seperti beraktivitas fisik, pola istirahat cukup dan makan makanan sehat, maka hasil dari proses melahirkan mereka kemungkinan akan lebih baik dan proses persalinan akan bisa di prediksi sebelumnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: