Pantau Flash
BNPB: Kualitas Udara di Sumsel, Jambi, dan Riau Sangat Tidak Sehat
F1 Bakal Digelar di Miami pada Musim 2021
OJK: Kehadiran Palapa Ring Bisa Percepat Industri Fintech di Indonesia
Kementan Dorong Kawasan Perbatasan Jadi Lumbung Beras dan Ekspor
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Warga Panik Luar Biasa

Ketum KOI Baru Diminta Dorong Pemerintah Revisi UU SKN

Ketum KOI Baru Diminta Dorong Pemerintah Revisi UU SKN Erick Thohir. (Foto: Antaranews)

Pantau.com - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, menyarankan kepada ketum baru KOI periode 2019-2023 agar bisa mendorong pemerintah untuk merevisi Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN).

"Saya berharap ke depan ada perbaikan UU SKN secara signifikan supaya tidak ada lagi isu dualisme di antara cabang olahraga," kata Erick dalam sambutan pembukaan Kongres KOI di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Menurut Erick, hingga kini masih ada tumpang tindih tanggung jawab di antara lembaga olahraga. Namun ia tidak menyebut secara spesifik lembaga yang ia maksud.

Baca juga: Ini Harapan Kemenpora untuk Ketum KOI yang Baru

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PB PABBSI, Djoko Pramono, yang secara tegas menginginkan KONI dan KOI sebagai lembaga olahraga untuk bersatu dalam satu badan organisasi yang sama.

"Saya kira tugas besar ketua KOI itu membuat KOI dan KONI bersatu seperti dulu. Supaya tidak ada dualisme dan rebut-rebutan siapa yang membina (atlet)," ujar Djoko.

Djoko mengatakan implementasi UU SKN saat ini telah menyebabkan kisruh dan perpecahan di antara kedua lembaga tersebut, terutama dalam hal pembinaan atlet. Permasalahan itu, menurutnya sudah berlangsung lama bahkan sejak kepemimpinan KONI 2003-2007 Agum Gumelar.

Baca juga: Erick Thohir: Raja Sapta Oktohari Figur Tepat Jadi Ketum KOI

Dengan demikian, ia berharap ketua KOI terpilih nanti dapat kembali menyatukan KOI dan KONI dalam satu atap organisasi. Bukan semata-mata hanya untuk mempersatukan, tetapi yang lebih penting adalah untuk mempertimbangkan kemajuan olahraga Indonesia.

Sebelumnya, pertarungan untuk memperebutkan jabatan tertinggi di KOI sudah selesai, dan hanya ada satu bakal calon tunggal yakni Raja Sapta Oktohari yang dipastikan bakal menggantikan posisi Erick Thohir untuk periode 2019-2023.

Kongres KOI telah dimulai sekitar pukul 14.45 WIB di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Kongres tertutup ini dihadiri oleh Deputi Bidang Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida, Ketum KOI Erick Thohir, bakal calon ketum KOI Raja Sapta Oktohari, Ketum KOI periode 2007-2011 dan 2011-2015 Rita Subowo, serta perwakilan dari 57 cabang olahraga.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: