Pantau Flash
BNPB: Kualitas Udara di Sumsel, Jambi, dan Riau Sangat Tidak Sehat
F1 Bakal Digelar di Miami pada Musim 2021
OJK: Kehadiran Palapa Ring Bisa Percepat Industri Fintech di Indonesia
Kementan Dorong Kawasan Perbatasan Jadi Lumbung Beras dan Ekspor
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Warga Panik Luar Biasa

Ini Harapan Kemenpora untuk Ketum KOI yang Baru

Ini Harapan Kemenpora untuk Ketum KOI yang Baru Raja Sapta Oktohari deklarasi sebagai calon Ketua KOI. (Foto: Antara)

Pantau.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta Ketum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) baru yang dipilih pada kongres di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (9/10/2019) segera berlari cepat mengingat banyak kejuaraan yang akan dihadapi.

"Paling dekat adalah SEA Games 2019 Filipina. Itu sudah jelas di depan mata. Makanya harus cepat berlari," kata pelaksana tugas (plt) Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Yuni Poerwanti.

Menurutnya, KOI kepengurusan baru juga harus mampu bersinergi dengan stakeholder olahraga Indonesia. Mengingat untuk memajukan olahraga harus dilakukan bersama-sama termasuk dengan pemerintah.

Baca juga: Rekam Jejak Raja Sapta Oktohari Menuju Kursi Ketum KOI

"Meski kongres belum selesai, saya tadi sudah mengucapkan selamat. Harapan kami, KOI bisa langsung bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya," tambahnya.

Selain agenda terdekat seperti SEA Games 2019, tantangan yang dihadapi adalah Olimpiade 2020 Tokyo yang sebelumnya diawal dengan kualifikasi. Berikutnya adalah bidding tuan rumah Olimpiade 2032.

Kongres KOI di Hotel Ritz Carlton Jakarta memiliki agenda utama yaitu pemilik ketua umum periode 2019-2023. Hanya satu calon yang mendaftar untuk menggantikan Erick Thohir yaitu Raja Sapta Oktohari (RSO).

Baca juga: Raja Sapta Oktohari Deklarasikan Diri sebagai Calon Ketua KOI 2019-2023

Pria yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) mengklaim mendapatkan dukungan penuh dari pemilik suara dari anggota KOI baik dari cabang olahraga olimpiade maupun non-olimpiade.

Untuk menjadi calon Ketua Umum KOI minimal harus mendapatkan dukungan dari 30 suara. Adapun total suara yang bakal menyalurkan hak pilihnya sebanyak 115 suara.

Selain itu, untuk memaksimalkan kinerja jika terpilih, Raja Sapta juga menggandeng Warih Sandono. Pria yang saat ini menjabat sebagai Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta bakal diplot sebagai Wakil Ketua Umum KOI.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: