Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Logo Dawet Ayu Banjarnegara Resmi Kantongi Hak Cipta pada HUT ke-455

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Logo Dawet Ayu Banjarnegara Resmi Kantongi Hak Cipta pada HUT ke-455
Foto: (Sumber : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah Heni Susila Wardoyo menyerahkan Sertifikat Hak Cipta Logo Dawet Ayu Banjarnegara kepada perwakilan penggiat Dawet Ayu yang didampingi Bupati Banjarnegara Amalia Desiana dan Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali pada pembukaan peringatan Hari Jadi Ke-455 Kabupaten Banjarnegara di Alun-Alun Banjarnegara, Kamis (26/2/2026). ANTARA/HO-Kemenkum Jateng.

Pantau - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah Heni Susila Wardoyo menyerahkan Sertifikat Hak Cipta Logo Dawet Ayu Banjarnegara pada pembukaan Peringatan Hari Jadi Ke-455 Kabupaten Banjarnegara di Alun-Alun Banjarnegara, Kamis (26/2/2026).

“Hari ini 26/2 Dawet Ayu sudah mendapatkan logo yang diakui sebagai hak cipta Kabupaten Banjarnegara. Momentumnya tepat diserahkan pada hari jadi Ke-455. Ke depan kami terus mendorong legalitas aset-aset daerah di Provinsi Jawa Tengah,” ujar Heni.

Penyerahan sertifikat tersebut menjadi tanda pengakuan legal atas logo produk khas daerah oleh Kementerian Hukum.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-455 Kabupaten Banjarnegara yang diisi dengan tadarus Al Quran, pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) minum 45.500 gelas Dawet Ayu, serta buka bersama.

Sertifikat Hak Cipta Logo Dawet Ayu diserahkan langsung kepada perwakilan penggiat Dawet Ayu yang didampingi Bupati Banjarnegara Amalia Desiana dan Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali. Acara tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Jateng Agustinus Yosi Setyawan beserta jajaran.

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Hukum terhadap legalitas logo tersebut.

“Saya atas nama Kabupaten Banjarnegara memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Hukum atas legalitas logo Dawet Ayu Banjarnegara. Hal ini memberikan nilai ekonomis tersendiri bagi para pedagang Dawet Ayu khas Banjarnegara,” kata Amalia.

Ia menjelaskan Dawet Ayu memiliki ciri khas tersendiri dari segi bahan baku.

“Dawet Ayu memiliki ciri khas tersendiri, tepung yang digunakan untuk membuat dawetnya dari aren, gulanya pun dari aren. Di seluruh penjuru Indonesia pedagang Dawet Ayu pasti adalah orang Banjarnegara,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan sertifikat dari Museum Rekor Indonesia atas pemecahan rekor minum 45.500 gelas Dawet Ayu Banjarnegara.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti