Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Seleksi Terbuka Jabatan Deputi Baru Kemenpora Ditegaskan Transparan dan Tak Bisa Diatur

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Seleksi Terbuka Jabatan Deputi Baru Kemenpora Ditegaskan Transparan dan Tak Bisa Diatur
Foto: Tim Seleksi Terbuka Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gunawan Suswantoro (kedua kanan) didampingi anggota tim memberikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 2/2/2026 (sumber: ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Pantau - Tim Seleksi Terbuka Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan bahwa seluruh proses seleksi pejabat pimpinan tinggi madya dilakukan secara jujur, terbuka, dan tidak bisa diintervensi oleh pihak mana pun.

Ketua Tim Seleksi, Gunawan Suswantoro, menegaskan bahwa proses seleksi ini mengedepankan integritas dan transparansi.

"Panpel ini tidak bisa diatur oleh siapa pun, kita akan jujur, terbuka, integritas itu nomor satu," ungkapnya.

Jabatan Deputi Baru yang Terbuka untuk ASN dan Profesional

Jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga merupakan posisi baru yang dibentuk sejak November 2025 dan saat ini masih diisi oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt).

Kemenpora membuka seleksi jabatan ini secara terbuka bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN atau profesional.

Gunawan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kemenpora, menyampaikan bahwa ini merupakan kali pertama dalam 32 tahun kariernya terlibat dalam seleksi terbuka jabatan deputi di bawah kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir.

Ia menjelaskan bahwa Menpora menginginkan proses seleksi dilakukan secara terbuka demi mendapatkan sosok terbaik yang benar-benar memahami bidang pengembangan industri olahraga.

Tahapan Seleksi dan Komitmen Transparansi

Tim seleksi terdiri dari lima orang yang berasal dari berbagai unsur dan akan menjalankan seluruh tahapan sesuai dengan arahan Menpora.

Pengumuman seleksi telah dibuka sejak 21 Januari dengan mencantumkan persyaratan bagi pelamar dari kalangan ASN maupun profesional.

Pendaftaran seleksi akan berlangsung mulai 3 Februari hingga 17 Februari.

Proses seleksi terdiri dari empat tahapan, yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi, pembuatan makalah, dan wawancara.

"Semua tahapan dilakukan secara transparan sehingga tidak ada yang namanya karena kedekatan dan lain-lain," tegas Gunawan.

Ia mengajak seluruh ASN dan profesional yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri serta bersaing mengisi jabatan tersebut.

Gunawan menutup pernyataannya dengan ajakan untuk bersama-sama membangun industri olahraga di Indonesia bersama Kemenpora.

Penulis :
Arian Mesa