Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Jambu Kristal Jadi Buruan Pemudik di Jalur Pansela Purworejo Menuju Yogyakarta Saat Musim Mudik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Jambu Kristal Jadi Buruan Pemudik di Jalur Pansela Purworejo Menuju Yogyakarta Saat Musim Mudik
Foto: (Sumber : Potongan jambu kristal siap santap menjadi pilihan pemudik untuk menyegarkan diri di tengah perjalanan di jalur Pantai Selatan, Selasa (17/3/2026). (ANTARA/Farika Nur Khotimah))

Pantau - Deretan lapak buah di sepanjang jalur pantai selatan atau pansela di Purworejo menjadi pemandangan khas saat musim mudik, dengan jambu kristal menjadi buah yang paling banyak diburu pemudik, Rabu, 18 Maret 2026.

Lapak-lapak tersebut ramai diserbu pengendara yang melintas menuju Yogyakarta dan wilayah Jawa Timur, di mana banyak di antara mereka memperlambat kendaraan bahkan berhenti untuk membeli buah.

Jambu kristal berwarna hijau muda ditata rapi di tepi jalan sehingga menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.

Buah ini dipilih karena memiliki daging tebal dan renyah serta kandungan biji yang sangat sedikit, bahkan kurang dari tiga persen dari total bagian buah.

Informasi dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian menyebut keunggulan tersebut menjadi pembeda utama dibanding varietas jambu lainnya.

Rasa manis dan kandungan air yang tinggi membuat jambu kristal cocok dikonsumsi saat perjalanan panjang di tengah cuaca panas.

Penjualan Bergantung Arus Kendaraan

Seorang pedagang bernama Nariya mengatakan penjualan jambu kristal sangat bergantung pada arus kendaraan yang melintas di jalur pansela.

"Kalau pas laris 50 kilo (Kg), kalau pas sepi paling 10 kilo (Kg)," ungkapnya.

Ia menyebut mayoritas pembeli merupakan pemudik dari luar daerah, khususnya dari Jakarta yang hendak menuju Yogyakarta maupun Jawa Timur.

"Kebanyakan dari Jakarta, itu mau mudik, paling ke Jogja atau Jawa Timuran," ujarnya.

Lapak buah biasanya buka dari pagi hingga tengah malam untuk mengikuti pergerakan arus pemudik yang melintas.

Harga Terjangkau dan Jadi Oleh-oleh

Harga jambu kristal relatif terjangkau, yakni sekitar Rp15.000 per kilogram, namun pembeli kerap menawar jika membeli dalam jumlah banyak.

"Harganya Rp15 ribu, tapi biasanya ada yang nawar, jadi dua kilo Rp25 ribu," kata Nariya.

Selain buah segar, pedagang juga menyediakan bibit pohon jambu kristal dengan harga sekitar Rp20.000 per batang yang kerap dibeli sebagai oleh-oleh tambahan.

Tidak hanya jambu, lapak tersebut juga menawarkan buah lain seperti belimbing madu sebagai alternatif pilihan bagi pembeli.

Pada siang hari, sebagian pedagang juga menyajikan buah dalam bentuk rujak untuk menarik minat pembeli.

Penjualan saat ini disebut belum mencapai puncak arus mudik, namun tetap stabil dibanding hari biasa.

"Sekarang paling maksimal 50 kilo. Minimal paling 15 kilo sehari," jelasnya.

Ia menambahkan periode Ramadhan hingga Lebaran menjadi waktu paling menguntungkan bagi pedagang karena peningkatan penjualan yang signifikan.

"Perbedaannya bisa dua kali lipat," pungkasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti