Pantau Flash
Kemendikbud Sebut UN Akan Diganti Sistem Penalaran
88 Proyek Strategis Nasional Bernilai Rp421,1 Triliun Selesai Akhir 2019
Herry IP: Wahyu/Ade Tidak Jauh Berbeda dengan Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra
Dipermak Vietnam 0-3, Timnas U-22 Indonesia Gagal Raih Emas
Vokalis Roxette Meninggal Dunia Usai 17 Tahun Melawan Tumor

Loloskan 104 Kandidat, Pansel Harap Capim KPK Tak Miliki Gangguan Psikologi

Loloskan 104 Kandidat, Pansel Harap Capim KPK Tak Miliki Gangguan Psikologi Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Panitia seleksi calon pimpinan (pansel capim) KPK menegaskan para kandidat yang akan memimpin lembaga penegakan hukum tersebut tidak memiliki gangguan psikologis.

"Anda bayangkan kalau memiliki gangguan psikologi. Dalam psikologi juga ada tes integritas. Kita cari lagi kita pastikan tidak ada yang bermasalah, kita cari orang yang paling bagus," ujar anggota pansel capim KPK Hamdi Moeloek di gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

Baca juga: 104 Kandidat Lolos Uji Kompetensi Capim KPK

Pansel capim KPK telah mengumumkan 104 kandidat capim yang lolos uji kompetensi dari 187 orang yang mengikuti ujian tersebut. Ke-104 orang itu selanjutnya akan mengikuti tes psikologi pada Minggu, 28 Juli 2019.

"Masukan masyarakat itu sangat penting sekali kalau sudah mencapai tahap akhir saat mau wawancara," ujar Hamdi.

Hamdi pun mengungkapkan proses rekrutmen yang dilakukan pansel.

"Jadi begini, logika rekrutmen itu kan standar ya. Tahap pertama seleksi administrasi. Kita tidak boleh lihat yang lain, kalau memenuhi ya lolos. Tahap kedua, disaring berdasarkan penguasaan teknis pengetahuan seluk-beluk yang relevan mengenai KPK. Ini levelnya masih pengetahuan dengan ujian multiple choice dan makalah," ungkapnya.

Setelah mengikuti ujian penguasaan teknis, akan dilakukan tahap penyaringan selanjutnya. "Baru kita saring lagi di antara yang mampu, pekan depan ada tes psikologi yang akan melihat orang-orang yang aspek psikologinya oke dan bagus. Misalnya kecerdasan, daya analisis sintesis, kemampuan antisipasi masalah, ketenangan dan stabilitas emosi, orang yang tidak ada kemungkinan kena gangguan psikologi, adaptif," jelasnya.

Baca juga: Pansel Diminta Tak Ragu Loloskan Masyarakat Sipil Jadi Capim KPK

Setelah tes psikologi, lanjut Hamdi, pansel capim KPK pun akan melakukan uji publik.

"Setelah itu kami lakukan uji publik. Bersamaan dengan uji publik, laporan seluruh masyarakat tentang kandidat masuk dan menjadi pertimbangan kami dalam pendalaman wawancara. Seluruh aspek dikumpulkan jadi satu. Kita memiliki orang kompeten, fit secara psikologi, kita ada track record dan laporan masyarakat kita olah jadi tahapannya begitu, sistemnya kan menggugurkan," paparnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: