Forgot Password Register

Menlu Papua Nugini Kecam Aksi Brutal yang Terjadi di Kabupaten Nduga Papua

Menlu Papua Nugini Kecam Aksi Brutal yang Terjadi di Kabupaten Nduga Papua Ilustrasi penembakan Papua (Foto: Pantau.com/Amin H Al Bakki)

Pantau.com - Menteri Luar Negeri Papua Nugini Rimbink Pato turut menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga dan kerabat korban penembakan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, pada 2 Desember lalu. 

Di sela-sela penyelenggaraan Bali Democracy Forum (BDF) ke-11 di Nusa Dua, Kamis (6/12/2018), Rimbink menuntut pelaku pembunuhan dituntut dengan hukuman setimpal.

Pihak Australia pun mengharapkan hal serupa. Negara-negara sahabat itu mengharapkan investigasi atas peristiwa berdarah di Nduga dilakukan secara seksama untuk segera membawa para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga: Kapolri Soal Penembakan Papua: Akar Utamanya Masalah Kesejahteraan

"Papua Nugini berdiri dalam solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Indonesia untuk mengadili para pelaku kejahatan," kata Rimbink.

Papua Nugini, menurut Rimbink, memiliki dukungan yang konsisten untuk Indonesia dalam menyelesaikan setiap masalah di Papua dan Papua Barat, yang berbatasan langsung dengan negara tersebut.

Solidaritas itu menjadi dasar kuat kedua negara untuk memelihara persahabatan dan kemitraan, serta peningkatan kerja sama salah satunya di bidang ekonomi.

Baca juga: Pantau Sorot: 5 Kasus Penembakan di Tanah Papua yang Didalangi KKSB

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, juga mengecam aksi brutal yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, yang menewaskan belasan warga sipil dan satu personel TNI.

"Kita sangat mengecam dengan keras karena tindakan tersebut tidak dapat diterima, apalagi menyasar warga sipil yang tidak bersalah," kata Menlu Retno.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More