Forgot Password Register

Menteri Susi Berikan Petuah kepada Dua Paslon Capres-Cawapres

Menteri Susi Berikan Petuah kepada Dua Paslon Capres-Cawapres Menteri KKP Susi Pudjiastuti. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melalui akun media sosialnya mengucapkan selamat kepada kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang telah mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum RI.

"Selamat untuk kedua Paslon. Demokrasi tetap berjalan," tutur Menteri Susi dalam akun twitter-nya yang dipantau, Sabtu.

Susi Pudjiastuti bersyukur atas terpilihnya kedua pasangan capres-cawapres dan mengemukakan bahwa hal ini telah menjawab pertanyaan berbagai pihak.

Untuk itu, ujar dia, Menteri Kelautan dan Perikanan mengajak berbagai elemen untuk bekerja membangun bangsa menuju kesejahteraan untuk kita semua.

Baca juga: PKB Klaim Paling Diuntungkan dari Deklarasi Duet Jokowi-Ma'ruf Amin

Sebagaimana diwartakan, pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan melakukan pemeriksaan kesehatan di RSPAD.

"Masing-masing pasangan calon telah menentukan tanggal pemeriksaannya, yang satu (Jokowi-Ma'ruf) Minggu (12 Agustus 2018), yang satu (Prabowo-Sandiaga) Senin (13 Agustus 2018)," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (10 Agustus 2018).

Setelah pendaftaran selain pemeriksaan kesehatan, juga akan dilakukan verifikasi kelengkapan dan kebenaran dokumen persyaratan administratif bakal pasangan calon pada 11-14 Agustus 2018.

Baca juga: Pengamat Prediksi Pilpres 2019 Akan Bejalan Adem

Arief mengatakan proses tersebut akan dilakukan bersamaan antara partai politik, bakal pasangan calon dan KPU. Seluruh syarat bakal capres-cawapres dikatakannya berlaku kumulatif sehingga semuanya harus terpenuhi untuk ditetapkan sebagai pasangan capres-cawapres.

"Salah satu syarat tidak terpenuhi maka bakal pasangan calon dinyatakan tidak memenuhi syarat jadi seluruh syarat berlaku kumulatif jadi semua harus terpenuhi," tutur Arief.

Secara terpisah, Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari mengatakan undang-undang menentukan bakal capres-cawapres harus mampu secara jasmani dan rohani. Ukuran mampu ditentukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang dijadikan bahan KPU membuat SK standar pemeriksaan kesehatan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More