Pantau Flash
5 WNI Diculik Kelompok Bertopeng di Perairan Malaysia
Pantai Timur Australia Banjir Disertai Badai Petir
Tinggalkan Man United, Ashley Young Resmi Perkuat Inter Milan
Pemerintah Pastikan Omnibus Law Tidak Akan Berdampak Upah Minimum Berkurang
Indonesia Kirim Lima Wakil ke Semifinal Indonesia Master 2020

Pemerintah Iran Keluarkan Larangan Perjalanan ke AS

Headline
Pemerintah Iran Keluarkan Larangan Perjalanan ke AS Bendera Iran. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Pemerintah Iran terhitung sejak Selasa 10 Desember 2019 memperingatkan warganya, terutama para ilmuwan, untuk tidak berkunjung ke Amerika, mengatakan warga negara Iran di sana menjadi subjek penahanan lama dan sewenang-wenang dalam kondisi tak manusiawi.

"Warga Iran, terlebih para ilmuwan dan para elit, diminta agar tidak mengunjungi Amerika, bahkan untuk menghadiri konferensi ilmiah dan bahkan telah mendapatkan undangan," bunyi imbauan perjalanan di situs Kementerian Luar Negeri, dikutip pada Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Balas Dendam, Israel Kirim Roket-roket ke Militer Suriah dan Iran

Pihaknya merujuk, "hukum Amerika yang kejam dan sepihak terhadap warga Iran, terutama para elit Iran, serta penahanan lama dan semaunya dalam kondisi yang tak manusiawi" sebagai alasan imbauan perjalanan.

Amerika Serikat dan Iran pada Sabtu 7 Desember 2019 melakukan pertukaran tahanan - lulusan Amerika Xiyue Wang, yang ditahan selama tiga tahun atas dugaan mata-mata, dan peneliti Iran Massoud Soleimani, yang dituduh melanggar sanksi - dalam kerja sama langka antar musuh bubuyutan tersebut.

Baca juga: Wapres Iran: Majunya Status Perempuan Jadi Contoh Penanganan Masalah

Soleimani ditangkap setibanya di AS tahun lalu setelah diundang dalam program penelitian di Mayo Clinic di Minnesota, menurut Kantor Berita Fars.

Belasan warga negara Iran lainnya ditahan di penjara AS, yang kebanyakan dari mereka melanggar sanksi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Bagaskara Isdiansyah
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Internasional

Berita Terkait: