Forgot Password Register

Headlines

Pengamat: Tantangan Ekonomi Sudah Menunggu di Tahun 2019

Pengamat: Tantangan Ekonomi Sudah Menunggu di Tahun 2019 Mata Uang Dolar AS dan Rupiah (Foto: Antara)

Pantau.com - Pengamat ekonomi politik Ichsanudin Noorsy menilai Indonesia menghadapi sembilan tantangan baik domestik maupun internasional dari pendekatan Rancangan APBN 2019.

"Saya mencatat ada empat tantangan dalam negeri dan lima tantangan internasional yang dihadapi Indonesia," kata Ichsanuddin Noorsy pada diskusi "RAPBN 2019 dan Tantangan Pembangunan Nasional" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Menurut Ichsanuddin, empat tantangan dalam negeri meliputi, pertama, adanya pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. 

"Pada hari ini nilai tukar Rupiah ada pada titik Rp14.910. Pada RAPBN 2019, asumsi rupiah diusulkan Rp14.400," katanya.

Baca juga: Tak Hanya Fesyen, Korsel Mulai 'Jajah' Bisnis Bioskop di Indonesia

Ichsanuddin memprediksi nilai tukar rupiah dapat melemah lagi sampai melampaui Rp15.000 jika Bank Sentral Amerika menaikkan lagi suku bunganya.

"Kita tunggu saja dalam beberapa hari ke depan, apakah Bank Sentral Amerika menaikkan lagi atau tidak suku bunganya," katanya.

Menurut dia, kalau Bank Sentral Amerika menaikkan lagi suku bunganya, maka rupiah akan melemah lagi.

Kedua, pada saat nilai tukar rupiah melemah, Pemerintah seharusnya menggenjot ekspor untuk menguatkan nilai tukar rupiah. 

"Ternyata tidak dilakukan. Neraca pembayaran Indonesia tetap negatif. Defisit transaksi berjalan tetap pada kisaran tiga persen," katanya.

Baca juga: Amazon Investasi di Indonesia, Jadi Ancaman E-Commerce Lokal?

Ketiga, Pelemahan nilai tukar rupiah menyebabkan terjadinya gejolak harga. Kenaikan harga-harga tersebut berdampak terjadinya inflasi.

Keempat, karena adanya inflasi maka perbaikan gini ratio yang sebelumnya dipublikasi dari 0,408 menjadi 0,389, pada hakekatnya tidak bisa mencapai apa-apa. 

"Terbukti dalam Nota Keuangan pada RAPBN 2019, gini ratio tetap dinyatakan 0,389," katanya.

Ichsanuddin menegaskan dari empat tantangan Indonesia di dalam negeri menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih rapuh.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More