Pantau Flash
JK: Masyarakat Papua Diharapkan Terima Permintaan Maaf Gubernur Khofifah
Imbas Perang Dagang, China Mulai Kurangi Impor Emas Hingga 500 Ton
OTT Yogyakarta: KPK Bawa 5 Orang ke Jakarta untuk Diperiksa
G7 Adakan KTT di Tengah Kepanikan akan Perekonomian Global
Redam Hoax Kerusuhan Papua, Kemkominfo Sempat Perlambat Internet

Sadis, Sandra Dewi Dapat Perlakuan 'Mom Shamming'

Sadis, Sandra Dewi Dapat Perlakuan 'Mom Shamming' Sandra Dewi. (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Sebagai figur publik, apapun kegiatan yang dilakukan Sandra Dewi akan menjadi perhatian masyarakat, termasuk warganet. Tak heran jika dirinya juga mengalami yang namanya mom shamming.

Mom shamming terjadi seiring dengan perkembangan media sosial. Di sini, warganet atau para ibu saling memberikan komentar menjatuhkan terhadap ibu lain, baik terkait pola asuh anak hingga pemberian makanan.

Sandra mengatakan jika dirinya kerap mendapat komentar negatif terkait dengan pola asuh anak dan kegiatannya sebagai figur publik.

"Saya pernah nonton ke bioskop berdua suami, langsung ada yang komentar 'kok bisa ya anaknya ditinggalin, tega banget. Kok bisanya punya anak tapi tetap cantik pasti enggak ngurusin anaknya deh'," ujar Sandra dalam acara kampanye Mothercare 'Senangnya Jadi Ibu' di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Di Balik Keanggunannya, Sandra Dewi Pernah Minder Banget

"Padahal, selama 13 bulan ini, saya cuma dua kali ke bioskop. Dan anakku juga ada di situ, sama keluarga aku di bawah, nunggu di restoran," kata dia.

Menurut Sandra, melakukan me time adalah hal yang wajar untuk seorang ibu. Sebab, orang ibu juga memerlukan waktu untuk merilekskan pikiran.

"Kalau ada yang me time enggak apa-apalah. Kita butuh me time. Kita ini tidur sudah enggak nyenyak, perlu lah sekali-sekali me time, untuk me-refresh pikiran," jelas Sandra.

Baca juga: Ini yang Membuat Sandra Dewi Kesal Kepada Suaminya

Ibu satu anak itu, termasuk yang cuek dengan omongan orang lain. Dirinya merasa lebih mengenal anak dan suami sehingga tahu mana yang terbaik untuk diberikan.

“Aku sih sudah biasa, biasanya ibu lain juga yang ngomong. Yang penting aku sudah ngasih semua-semua yang terbaik ke anak. Diabaikan saja,” kata Sandra.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Rifeni
Category
Ragam

Berita Terkait: