Forgot Password Register

Seluruh Dosen di Nigeria Lakukan Aksi Mogok Kerja, Ini Alasannya

Seluruh Dosen di Nigeria Lakukan Aksi Mogok Kerja, Ini Alasannya Beberapa kendaraan melewati kompleks di Abuja, Nigeria. (Foto: Reuters/Afolabi Sotunde)

Pantau.com - Pengajar universitas di seluruh Nigeria telah melancarkan pemogokan kerja guna menuntut dana yang memadai bagi pendidikan tersier dan menolak usul pemerintah untuk menaikan gaji.

"Sejak itu kami telah mengumumkan aksi di seluruh negeri ini  tanpa batas waktu sampai pemerintah memenuhi tuntutan kami" kata Pemimpin Serikat Staf Akademika Universitas (ASUU) Biodun Ogunyemi, kepada kantor berita Anadolu.

Ogunyemi mengatakan, kegiatan tersebut dimulai pada Senin (5 November 2018), beberapa hari sebelum dua serikat pekerja utama di negeri tersebut berencana untuk memulai aksi mogok kerja untuk memaksa pemerintah menyetujui upah minimum baru mereka.

Baca juga: Pasukan Boko Haram di Nigeria Bunuh 15 Warga Sipil

"Tuntutan kami meliputi dana yang memadai bagi pendidikan tersier dan penelitian di seluruh universitas. Ini telah menjadi tuntutan kami selama bertahun-tahun dan pemerintah telah menolak untuk melaksanakan kesepakatan guna mewujudkannya," katanya.

"Kami juga menentang kenaikan gaji kami yang diusulkan untuk seluruh universitas, sebab ini akan menambah parah situasi bagi negeri ini. Kami juga menentang pembentukan bank pendidikan guna menjamin pinjaman bagi mahasiswa. Ini tak pernah berhasil dan ini takkan berhasil sebab tak ada lapangan pekerjaan buat mahasiswa untuk membayar kembali pinjaman setelah mereka menyelesaikan pendidikan mereka," kata Ogunyemi, seperti dikutip Anadolu.

Baca juga: Pabrik Minyak Milik Pemerintah di Nigeria Meledak, 50 Orang Tewas

Tindakan itu telah menghentikan kegiatan belajar mengajar di seluru universitas di negeri tersebut. Para pengajar tidak datang untuk memberi kuliah sejalan dengan instruksi dari badan yang memayungi mereka.

Para dosen di sebagian besar universitas Nigeria merupakan anggota ASUU, badan yang pemimpinnya memiliki sejarah bersikap anti kapitalis dan setiap kebijakan yang diduga anti orang miskin. Pada 1980 sampai 1990, ASUU menjadi bagian dari koalisi yang berulangkali menantang kekuasaan militer dan pengesahan kebijakan Dana Moneter Internasional oleh pemerintah.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More