Pantau Flash
Pemerintah Pastikan Omnibus Law Tidak Akan Berdampak Upah Minimum Berkurang
Indonesia Kirim Lima Wakil ke Semifinal Indonesia Master 2020
Menko Luhut Sebut Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kilogram Demi Efisiensi
Pemprov DKI Akan Terbitkan Peraturan Terkait Izin PKL Berdagang di Trotoar
Soal RUU Omnibus Law, F-PPP: Jangan Hanya Memikirkan Aspek Investasi!

Valentino Rossi Menyerah dengan Yamaha?

Valentino Rossi Menyerah dengan Yamaha? Valentino Rossi (Foto: Crash.net)

Pantau.com - Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi, kembali mengeluhkan tenaga motornya pada sesi tes pramusim MotoGP 2020. 

"Sirkuit Valencia dan Jerez bukanlah lintasan yang sempurna untuk memahami top speed namun Anda sudah bisa merasakan sesuatu," ujar Valentino Rossi seperti yang dikutip dari Crash, Selasa (26/11/2019).

"Yang pasti, kami masih perlu bekerja tetapi untuk saat ini performa mesinnya sama seperti saat saya mencobanya di Valencia," tambahnya.

Baca Juga: Klopp Soal Ballon d'Or: Jika Pemain Terbaik Generasi Ini, Messi Orangnya

Pembalap berusia 40 tahun itu ikut ambil bagian pada sesi tes pramusim MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada hari Senin 25 November 2019. Dalam sesi tes pramusim tersebut, Valentino Rossi lebih berkonsentrasi untuk membantu timnya dalam melakukan pengembangan mesin motor YZR-M1.

Ia mencoba paket yang sama saat dia melakukan sesi tes pramusim di Valencia pada pekan lalu. Saat tes musim hari pertama di Jerez, Rossi berada di urutan ke-14, dengan mencatatkan waktu putaran tercepat 1 menit 38,759 detik.

Sedangkan rekan satu timnya yakni Maverick Vinales sendiri menyoroti kinerja mesin YZR-M1 2020 yang mempunyai performa sama seperti dalam tes pramusim di Valencia. 

Baca Juga: Dikabarkan Dapat Tawaran Tim Lain, Marquez: Prioritas Saya Tetap Honda

Pembalap bernomor 46 itu menilai dengan tenaga atau daya yang sekarang, motornya masih belum mampu untuk mendekati catatan waktu milik pembalap dari pabrikan lain.

"Yamaha bekerja keras pada aspek mesin namun Anda tahu ini tidak mudah, Anda perlu waktu karena perbedaan sekarang cukup besar. Jika Anda ingin membuat mesin yang lebih cepat, tidak begitu sulit, masalahnya adalah bukan pada tenaganya tetapi cara mendistribusikan tenaganya," katanya. 

"Bersama Yamaha, kami sudah banyak bekerja karena membutuhkan top speed, namun alangkah lebih baik bila disertai dengan pendistribusian tenaga yang mumpuni," tuntasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL
Category
Olahraga

Berita Terkait: