
Pantau - Film anak berjudul Teman Tegar: Maira-Whisper from Papua karya sutradara Anggi Frisca dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026 dengan mengusung unsur musikal dan petualangan menyelamatkan hutan.
Cerita dan Pesan Lingkungan
Teman Tegar: Maira-Whisper from Papua dihadirkan sebagai gerakan edukatif dan sosial yang mengangkat cerita lokal, pelestarian lingkungan, serta inspirasi bagi anak-anak Indonesia agar peduli terhadap alam dan budaya.
Film ini mengisahkan perjalanan Tegar yang bertemu Maira, seorang gadis berusia 12 tahun asal Papua.
Dua anak dari latar belakang berbeda tersebut memulai perjalanan yang mengubah hidup mereka.
Cerita film ini menonjolkan nilai persahabatan, keberanian anak-anak, serta perjuangan masyarakat adat dalam menjaga hutan sebagai sumber kehidupan.
Anggi Frisca menyampaikan bahwa film ini diharapkan menjadi pengingat bahwa manusia sangat bergantung pada alam.
"Yang menyelamatkan kita di saat bencana itu bukan uang, tetapi pohon besar itu yang mungkin bisa kita jaga bersama," ungkap Anggi Frisca.
Ia berharap karakter Tegar dan Maira dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak generasi berikutnya.
Produksi, Musik, dan Pemeran
Film ini diproduksi oleh Aksa Bumi Langit dan seluruh proses pengambilan gambar dilakukan langsung di kawasan pedalaman Papua.
Proses produksi dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama masyarakat adat, kepala suku, dan seniman lokal.
Teman Tegar: Maira-Whisper from Papua memadukan unsur dongeng, musik, dan lanskap alam sebagai satu kesatuan narasi.
Film ini dibintangi oleh M Aldifi Tegarajasa, Elisabet Sisauta, dan Joanita Chatarine.
Penyanyi dan aktris asal Papua Joanita Chatarine memerankan karakter utama Maira sekaligus memimpin pengembangan musik dalam film tersebut.
Musik film diciptakan bersama musisi lokal dan nasional dengan menggabungkan ritme tradisional Papua dan orkestrasi sinematik.
"Banyak anak di Papua yang mungkin tidak bisa membaca, tetapi mereka tidak buta nada dan musik menjadi bahasa universal yang menjembatani cerita, alam, dan emosi," ungkap Anggi Frisca.
- Penulis :
- Aditya Yohan







