HOME  ⁄  Nasional

Menkes Dijadwalkan Hadir di Sorong untuk Deklarasi Eliminasi TBC se-Tanah Papua

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menkes Dijadwalkan Hadir di Sorong untuk Deklarasi Eliminasi TBC se-Tanah Papua
Foto: (Sumber : Pemerintah Kota Sorong memantapkan periapan kunjungan kementerian dan kepala daerah se-Tanah Papua dalam rangka pemberantasan TB di Kota Sorong, Kamis (28/5/2026). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu.)

Pantau - Kota Sorong, Papua Barat Daya, menjadi tuan rumah kegiatan nasional pembahasan eliminasi tuberkulosis (TBC) se-Tanah Papua yang akan berlangsung pada 29 hingga 30 Mei 2026 dan dijadwalkan dihadiri Menteri Kesehatan atau Wakil Menteri Kesehatan.

Kegiatan tersebut akan melibatkan 42 kepala daerah dari seluruh wilayah Papua bersama perwakilan kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat komitmen pemberantasan TBC.

“Besok ada kunjungan Menteri Kesehatan atau Wakil Menteri Kesehatan ke Kota Sorong dalam rangka deklarasi pemberantasan atau eliminasi TBC se-Tanah Papua,” ujar Wali Kota Sorong Septinus Lobat.

Kepala Daerah Akan Teken Deklarasi Bersama

Septinus menjelaskan Kota Sorong dipilih sebagai tuan rumah oleh Kementerian Kesehatan karena angka kasus TBC di Papua masih tergolong tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh kepala daerah di Tanah Papua akan menandatangani deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen mempercepat eliminasi TBC.

“Semua kepala daerah akan membuat kesepakatan bersama untuk menghilangkan penyakit TBC yang selama ini masih dialami masyarakat di Papua, khususnya Papua Barat Daya,” ungkap Septinus.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menekan angka penyebaran penyakit menular.

Kemenkes Tinjau Lokasi Calon Laboratorium Kesehatan

Selain menghadiri deklarasi, rombongan Kementerian Kesehatan dijadwalkan meninjau eks Rumah Sakit COVID-19 di Kota Sorong yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat atau Labkesmas.

Keberadaan laboratorium tersebut dinilai penting untuk mendukung pemeriksaan kualitas air, makanan, serta bahan baku Program Makan Bergizi Gratis di Papua Barat Daya.

“Selama ini pemeriksaan sampel masih dikirim ke Makassar. Kehadiran laboratorium kesehatan masyarakat ini akan sangat membantu pelayanan kesehatan di Papua Barat Daya,” kata Septinus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional pemberantasan TBC berbasis komunitas.

“Kegiatan ini bertujuan menggalang komitmen para kepala daerah untuk pemberantasan tuberkulosis yang angkanya masih cukup tinggi di Papua,” ujar Jemima.

Peserta kegiatan terdiri atas gubernur, bupati, wali kota se-Tanah Papua, serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup, organisasi profesi, dan berbagai pihak terkait lainnya.

Penulis :
Aditya Yohan