Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina dan Elnusa Menghadirkan Sumur Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pertamina dan Elnusa Menghadirkan Sumur Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Foto: (Sumber: Sumur air bersih bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh. ANTARA/HO-PT Pertamina (Persero).)

Pantau - PT Pertamina Persero bersama PT Elnusa Tbk dan Yayasan Baitul Hikmah menghadirkan fasilitas sumur air bersih bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang guna memenuhi kebutuhan dasar pascabencana, khususnya akses terhadap air bersih.

Foto yang menyertai pemberitaan memperlihatkan sumur air bersih yang disiapkan bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh.

Vice President CSR dan SMEPP Pertamina Rudi Arifianto menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa tujuh unit alat bor sumur air jacro.

Selain alat bor, bantuan juga berasal dari donasi para pekerja Elnusa Group.

Alat bor tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan sumur air bersih di titik-titik strategis dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

Rudi Arifianto menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi dirancang sebagai bagian dari upaya pemulihan yang terukur, akuntabel, dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa "berdasarkan pengalaman Pertamina dalam penanganan bencana, air bersih merupakan kebutuhan yang sangat vital selain logistik dan energi", ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Rudi Arifianto dalam acara penyerahan bantuan yang digelar di Jakarta pada Kamis, 8 Januari 2026.

Direktur Operasi Elnusa Andri Haribowo menyampaikan bahwa kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan solusi berbasis kapabilitas perusahaan.

Ia menilai inisiatif tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi pemulihan yang lebih tangguh ke depan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan selama masa pemulihan pascabencana.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan sumur bor di wilayah terdampak bencana.

Wilayah prioritas pembangunan sumur bor meliputi Aceh Tamiang dan Pidie Jaya.

Hingga saat ini, Pertamina telah mengebor lima sumur air bersih di wilayah Aceh Tamiang.

Lima sumur tersebut berlokasi di Musholla Babul Jannah di Teluk Halban dan Desa Teluk Kepayang Kecamatan Bendahara.

Lokasi lainnya berada di Masjid Istikomah Desa Alur Cucur Kecamatan Rantau.

Dua sumur tambahan dibangun di hunian sementara Kecamatan Karang Baru.

Sebelumnya, Pertamina juga telah melakukan reaktivasi sebanyak 19 sumur yang tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang.

Selain pembangunan dan reaktivasi sumur, Pertamina secara aktif mengirimkan mobil tangki air bersih.

Distribusi air bersih tersebut mencapai 15 truk per hari.

Hingga 8 Januari 2026, volume air bersih yang telah disalurkan ke Aceh Tamiang tercatat mencapai 2,165 juta liter.

Rudi Arifianto menambahkan bahwa melalui kolaborasi yang solid, kepedulian sosial, dan pemanfaatan kapabilitas energi nasional, Pertamina dan Elnusa menegaskan komitmen kemanusiaannya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Pertamina dan Elnusa tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari solusi pemulihan masyarakat.

Air bersih dinilai bukan hanya kebutuhan pada masa tanggap darurat, tetapi juga menjadi kebutuhan jangka panjang masyarakat pascabencana.

Pertamina berkomitmen menyediakan fasilitas air bersih di puluhan titik.

Lokasi penyediaan fasilitas air bersih tersebut tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penulis :
Ahmad Yusuf