HOME  ⁄  Nasional

BPBD Sulawesi Barat Mengimbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Pascagempa Magnitudo 6,7 di Palu

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPBD Sulawesi Barat Mengimbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Pascagempa Magnitudo 6,7 di Palu
Foto: (Sumber :Arsip foto - Retakan pada dinding rumah warga akibat gempa bumi dengan megnitudo 7,5 di Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru, Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (24/10/2018). ANTARA/Arif Ariadi/pras..

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa sekitar pukul 11.27 WITA.

BPBD Minta Warga Ikuti Informasi Resmi

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sulawesi Barat Muhammad Yasir Fattah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Ia mengatakan, “Kami meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu setelah gempa utama,” katanya.

BPBD juga meminta warga memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah atau gedung yang terdampak.

Yasir mengungkapkan, “Bangunan yang mengalami keretakan, kerusakan atau berpotensi membahayakan keselamatan sebaiknya dihindari hingga dipastikan aman,” ujarnya.

Melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana, BPBD mengimbau masyarakat tidak panik serta hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah.

Ia menegaskan, “Masyarakat diharapkan tetap tenang, saling membantu dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga. Ikuti arahan petugas dan pantau perkembangan informasi melalui kanal resmi pemerintah,” katanya.

Getaran Terasa di Mamuju dan Picu Kepanikan

Gempa magnitudo 6,7 yang berpusat di wilayah Palu juga dirasakan oleh warga di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Sejumlah warga berhamburan keluar rumah karena khawatir bangunan roboh akibat guncangan yang terasa cukup kuat.

Salah seorang warga Mamuju, Salim, mengatakan, “Getaran gempa cukup terasa, sehingga saya bersama keluarga langsung keluar rumah karena khawatir bangunan roboh,” katanya.

Kepanikan juga terjadi di beberapa rumah sakit di Mamuju, termasuk Rumah Sakit Mitra Manakarra dan RSUD Mamuju, ketika pasien serta tenaga medis keluar menuju lokasi yang lebih aman.

Hingga Selasa sore, tidak terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban di Kabupaten Mamuju akibat dampak gempa tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf