Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Tutup Satgas Nataru 2025/2026, Pertamina Siapkan Strategi Lebih Awal untuk Ramadhan dan Idulfitri 1447 H

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tutup Satgas Nataru 2025/2026, Pertamina Siapkan Strategi Lebih Awal untuk Ramadhan dan Idulfitri 1447 H
Foto: (Sumber: Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius pada Penutupan Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jakarta, Kamis (15/1/2026). (ANTARA/HO-Pertamina).)

Pantau - PT Pertamina (Persero) secara resmi menutup masa tugas Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Satgas Nataru), yang berlangsung dari 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius, menyampaikan bahwa semangat melayani sepenuh hati menjadi cerminan perjalanan Satgas Nataru kali ini.

"Melayani sepenuh hati menggambarkan perjalanan Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bagi Pertamina. Di saat sebagian besar masyarakat Indonesia menikmati liburan, Perwira Pertamina tetap siaga untuk mengamankan energi untuk Indonesia", ujarnya.

Tiga Kunci Keberhasilan Satgas Nataru dan Kenaikan Konsumsi Energi

Menurut Simon, terdapat tiga faktor utama keberhasilan operasional Satgas Nataru:

  • Kesiapan infrastruktur dan logistik energi yang efektif dalam mengantisipasi lonjakan permintaan
  • Monitoring harian untuk pengambilan keputusan cepat dan tepat
  • Koordinasi lintas fungsi dan lintas subholding untuk menjamin kelancaran operasional
  • Selama periode Satgas, terjadi peningkatan permintaan energi di berbagai sektor.
  • Konsumsi BBM jenis Pertamax Series naik 1% dibandingkan rata-rata pada September–Oktober 2025.
  • Konsumsi Gasoil (Solar dan Dex Series) relatif stabil.

Sementara itu, konsumsi Avtur meningkat 4%, didorong oleh program diskon Avtur di 37 bandara yang sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menstabilkan harga tiket pesawat.

Konsumsi LPG juga naik 4%, seiring dengan meningkatnya aktivitas rumah tangga serta sektor horeka (hotel, restoran, dan kafe).

Pertumbuhan juga terjadi di sektor distribusi energi lainnya.

Jumlah kapal distribusi meningkat, dan distribusi gas untuk pelanggan kecil serta industri komersial melalui jaringan gas naik hingga 14% dibandingkan masa Satgas tahun sebelumnya.

Persiapan Dini untuk Satgas Ramadhan dan Idulfitri 1447 H

Pertamina menjadikan pengalaman dari Satgas Nataru sebagai barometer untuk menghadapi Satgas Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Simon menegaskan bahwa momen Ramadhan dan Lebaran akan memiliki tantangan yang lebih kompleks, termasuk lonjakan kebutuhan energi, peningkatan mobilitas masyarakat, dan kerumitan logistik nasional.

Untuk itu, Pertamina akan melakukan persiapan lebih awal dengan memperkuat layanan dan pasokan, memastikan keandalan sarana dan fasilitas, serta mengoptimalkan sistem monitoring digital dan analisis data.

"Pertamina akan terus hadir dalam memastikan energi tersedia, aman dan berkelanjutan, dengan satu komitmen yakni melayani dengan sepenuh hati", tutup Simon.

Penulis :
Ahmad Yusuf