Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp16.872 per Dolar AS pada Pembukaan Perdagangan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp16.872 per Dolar AS pada Pembukaan Perdagangan
Foto: (Sumber: Arsip Foto - Petugas bank menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa/aa.)

Pantau - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta pada Senin pagi bergerak menguat 4 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp16.872 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya Rp16.876 per dolar Amerika Serikat.

Penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen risk-on global yang mendukung mata uang negara berkembang.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menilai kondisi global memberikan ruang penguatan bagi rupiah.

Lukman Leong menyampaikan, "Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on global," ungkapnya.

Sentimen risk-on tersebut berasal dari pergerakan pasar ekuitas global yang mengikuti rebound saham-saham di Amerika Serikat.

Rebound di Wall Street terjadi seiring aksi bargain hunting atau perburuan harga murah setelah koreksi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Sektor teknologi menjadi sektor yang paling terdampak rebound setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam.

Meski menguat, Lukman Leong menilai penguatan rupiah cenderung terbatas akibat sentimen domestik yang masih lemah.

Investor disebut masih menantikan rilis data survei kepercayaan konsumen yang dijadwalkan diumumkan pada siang hari.

Lukman Leong mengatakan, "Investor menantikan data survei kepercayaan konsumen siang ini. Indeks kepercayaan konsumen Indonesia diperkirakan sedikit naik dari 123.5 ke 123.9," ungkapnya.

Berdasarkan faktor global dan domestik tersebut, pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.900 per dolar Amerika Serikat.

Penulis :
Aditya Yohan