Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 4,9–5,7 Persen pada 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 4,9–5,7 Persen pada 2026
Foto: (Sumber: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim dalam Media Briefing di Surabaya, Senin (9/2/2026). (ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah))

Pantau - Bank Indonesia Jawa Timur memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jatim pada 2026 berada di kisaran 4,9–5,7 persen year on year, didorong oleh konsumsi rumah tangga, investasi yang kuat, serta permintaan eksternal yang stabil.

Konsumsi rumah tangga meningkat seiring keyakinan konsumen yang lebih tinggi, sementara penjualan ritel diperkirakan naik sekitar 3 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pemerintah mendorong konsumsi melalui berbagai insentif pajak, antara lain: perpanjangan PPh Final UMKM 0,5 persen, PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah untuk sektor pariwisata hingga Desember 2026, PPh Pasal 21 DTP untuk industri padat karya hingga akhir 2026, serta perluasan Jaminan Kematian (JKM) Bukan Penerima Upah pada 2026.

Kebijakan ini diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi hingga mendekati batas atas proyeksi, bergantung pada respons kebijakan pusat maupun daerah serta indikator sentimen ekonomi.

Inflasi di Jawa Timur diperkirakan tetap terkendali sesuai target nasional 2,5 persen ±1 persen, berkat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang aktif memantau harga dan pasokan.

Secara keseluruhan, ekonomi Jatim diproyeksikan solid dengan inflasi terjaga, didukung konsumsi rumah tangga yang kuat dan berbagai insentif pemerintah.

Penulis :
Ahmad Yusuf