
Pantau - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung Bali memperkirakan tingkat okupansi hotel selama libur Nyepi dan Lebaran 2026 mencapai sekitar 80 persen.
Lonjakan Hunian di Kawasan Wisata
“Libur periode Nyepi dan Idul Fitri masih lumayan rata-rata 80 persen,” ungkap Sekretaris PHRI Badung Gede Nick Sukarta.
Tingkat okupansi tersebut meningkat sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan hari biasa.
Peningkatan terjadi di sejumlah kawasan wisata utama seperti Seminyak, Kuta, Nusa Dua, dan Canggu.
Tren ini menunjukkan kondisi positif sektor pariwisata di tengah periode low season.
General Manager ITDC I Made Agus Dwiatmika juga memproyeksikan peningkatan hunian di kawasan Nusa Dua.
Tiga hotel dalam grup InJourney diperkirakan mencatat okupansi sekitar 57 persen atau naik sekitar 9 persen.
Data Pariwisata dan Dukungan Stimulus
Tingkat kunjungan wisatawan di kawasan premium Badung diperkirakan mencapai 61,25 persen.
Kabupaten Badung menjadi pusat utama destinasi wisata di Bali dengan 417 hotel berbintang dari total 593 hotel di Bali.
Jumlah kamar hotel berbintang di Badung mencapai 48.257 unit, sementara hotel non bintang tercatat sebanyak 1.182 unit.
Pemerintah turut memberikan stimulus untuk meningkatkan daya beli masyarakat selama libur panjang.
Stimulus tersebut meliputi diskon tiket transportasi hingga 30 persen untuk kereta api, kapal laut, dan jalan tol.
Tiket pesawat domestik kelas ekonomi juga mendapatkan potongan harga sekitar 17 hingga 18 persen.
Selain itu, jasa kepelabuhanan penyeberangan diberikan secara gratis.
Kebijakan ini diharapkan mendorong pergerakan wisatawan dan pertumbuhan sektor pariwisata selama libur Lebaran.
- Penulis :
- Gerry Eka








