HOME  ⁄  Ekonomi

Kemenhub Periksa Lebih dari 60 Ribu Bus Selama Lebaran, Ribuan Dilarang Beroperasi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenhub Periksa Lebih dari 60 Ribu Bus Selama Lebaran, Ribuan Dilarang Beroperasi
Foto: (Sumber : Petugas jajaran Kementerian Perhubungan melakukan ramp check terhadap sejumlah armada bus untuk memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatan penumpang. ANTARA/HO-Kemenhub.)

Pantau - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap 60.946 armada bus selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.

Pemeriksaan dilakukan sejak 23 Februari hingga 23 Maret 2026 dengan menyasar berbagai jenis angkutan, termasuk antar kota antar provinsi (AKAP), antar kota dalam provinsi (AKDP), serta bus pariwisata.

"Inspeksi keselamatan dilakukan maksimal guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang menggunakan angkutan umum pada arus mudik hingga balik Lebaran," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan.

Ribuan Bus Tidak Layak Operasi

Dari total kendaraan yang diperiksa, sebanyak 38.758 unit atau 63,59 persen dinyatakan laik jalan dan diizinkan beroperasi.

Sebanyak 13.116 unit atau 21,52 persen mendapatkan peringatan perbaikan karena pelanggaran teknis penunjang.

Sementara itu, 1.941 unit atau 3,18 persen dikenai sanksi tilang dan dilarang beroperasi akibat pelanggaran administrasi.

Selain itu, 7.131 unit atau 11,70 persen dinyatakan tidak layak dan langsung dilarang beroperasi karena pelanggaran teknis utama.

Pemeriksaan Juga Sasar Pengemudi

Kemenhub juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 683 pengemudi bus selama periode tersebut.

Hasilnya, sebanyak 634 pengemudi atau 92,83 persen dinyatakan sehat dan laik mengemudi.

Sebanyak 40 orang dinyatakan laik dengan catatan, sementara 9 pengemudi dinyatakan tidak laik berkendara.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta meningkatkan keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran.

Penulis :
Aditya Yohan