
Pantau - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan sejumlah negara tengah melakukan upaya mediasi untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan laporan media internasional dari hasil wawancara.
Iran menyatakan terbuka terhadap berbagai inisiatif yang bertujuan mengakhiri konflik.
Namun, Iran menegaskan tidak menginginkan gencatan senjata sementara.
Teheran menginginkan penghentian perang secara penuh, komprehensif, dan permanen.
Araghchi menyebut perang tersebut dipaksakan terhadap Iran.
Ia mengatakan serangan terjadi saat Iran sedang menjalani negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat.
Respons Iran terhadap serangan disebut sebagai bentuk pembelaan diri.
Iran juga menegaskan akan terus melakukan perlawanan selama diperlukan.
Terkait Selat Hormuz, Iran menyatakan tidak menutup jalur tersebut.
Namun, Iran memberlakukan pembatasan terhadap kapal dari negara yang terlibat dalam serangan.
Iran juga menyatakan siap menjamin keamanan jalur pelayaran bagi negara lain yang berkoordinasi.
Konflik bermula dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Serangan tersebut menargetkan Teheran dan sejumlah kota lain di Iran.
Serangan itu menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, sejumlah komandan militer, dan warga sipil.
Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel serta aset Amerika Serikat di Timur Tengah.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Gerry Eka







