
Pantau - Amerika Serikat mengklaim telah menyerang lebih dari 8.000 target militer di Iran dalam operasi militer yang disebut Operasi Epic Fury.
Kepala Komando Pusat AS Brad Cooper menyampaikan, "Sejauh ini, kami telah menyerang lebih dari 8.000 target militer, termasuk 130 kapal Iran."
Serangan tersebut mencakup sekitar 130 kapal milik Iran.
Selain itu, Angkatan Udara AS dilaporkan telah melaksanakan lebih dari 8.000 sorti tempur dalam operasi tersebut.
Konflik dimulai pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran.
Serangan tersebut menargetkan Teheran dan sejumlah wilayah lain di Iran.
Akibatnya, terjadi kerusakan infrastruktur serta korban sipil.
Iran kemudian melakukan serangan balasan ke wilayah Israel dan target militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Serangan awal disebut sebagai langkah menghadapi ancaman program nuklir Iran.
Namun, kemudian juga dinyatakan bertujuan untuk mendorong perubahan kekuasaan di Iran.
- Penulis :
- Gerry Eka







