
Pantau - Iran kembali melanjutkan pasokan gas ke Irak sebesar 5 juta meter kubik per hari setelah sempat terganggu akibat serangan terhadap infrastruktur energi.
Juru bicara Kementerian Kelistrikan Irak Ahmed Musa menyampaikan, "Hari ini pasokan gas Iran ke Irak kembali dilanjutkan sebesar 5 juta meter kubik. Volume gas secara bertahap dipulihkan untuk memperkuat jaringan listrik nasional dan meningkatkan kapasitas operasional pembangkit listrik."
Sebelumnya, penghentian pasokan berdampak pada operasional pembangkit listrik di Irak.
Pemerintah Irak sempat mengambil langkah alternatif dengan menggunakan gas domestik.
Selain itu, sebagian pembangkit juga dialihkan menggunakan bahan bakar diesel.
Gangguan pasokan terjadi setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari.
Serangan tersebut menargetkan Teheran dan wilayah lain serta merusak infrastruktur energi.
Konflik juga menyebabkan korban sipil dan kerusakan fasilitas.
Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke Israel dan target militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Pemulihan pasokan gas dilakukan secara bertahap untuk menstabilkan sistem energi Irak.
- Penulis :
- Gerry Eka







