
Pantau - Korea Selatan berencana mengekspor 16 jet tempur KF-21 ke Indonesia sebagai penjualan luar negeri pertama pesawat tempur buatan negara tersebut yang akan diteken saat kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto pada 31 Maret hingga 2 April.
Rencana kesepakatan ini masih menunggu finalisasi negosiasi harga sebelum kontrak ekspor diselesaikan pada semester pertama tahun ini.
Jika terealisasi, langkah ini menjadi pencapaian penting bagi industri pertahanan Korea Selatan karena menandai ekspor perdana jet tempur KF-21 ke pasar internasional.
Kerja Sama Pengembangan dan Dinamika Kontribusi Indonesia
Program pengembangan KF-21 dimulai sejak 2015 untuk menggantikan armada jet tempur F-4 dan F-5 milik Angkatan Udara Korea Selatan yang telah menua.
Indonesia sebelumnya menjadi mitra proyek dengan komitmen menanggung sekitar 20 persen biaya pengembangan hingga Juni 2026.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Indonesia memperoleh transfer teknologi serta sejumlah manfaat industri lainnya.
Namun, Indonesia mengalami keterlambatan dalam memenuhi kewajiban pembayaran sesuai jadwal yang telah disepakati kedua negara.
Pemerintah Indonesia kemudian mengusulkan pengurangan kontribusi biaya dengan konsekuensi penyesuaian tingkat transfer teknologi yang diterima.
Pada Juni tahun lalu, kedua negara akhirnya menyepakati penurunan kontribusi Indonesia menjadi 600 miliar won atau sekitar Rp6,7 triliun, yakni sekitar sepertiga dari nilai awal.
Selain itu, kerja sama ini juga sempat diwarnai penyelidikan kepolisian Korea Selatan terkait dugaan pencurian teknologi oleh insinyur Indonesia di Korea Aerospace Industries Ltd.
Uji Terbang Sukses dan Target Produksi
Jet tempur KF-21 telah berhasil menyelesaikan uji terbang pada Januari tanpa mengalami kecelakaan.
Badan pengadaan senjata Korea Selatan menargetkan penyelesaian penuh pengembangan KF-21 pada semester pertama tahun ini.
Pengiriman batch pertama jet tempur tersebut ke Angkatan Udara Korea Selatan dijadwalkan berlangsung pada semester kedua tahun ini sebagai tahap awal operasional.
- Penulis :
- Arian Mesa







