
Pantau - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 meningkatkan produksi minyak melalui intervensi sumur LBK-29 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, sebagai upaya optimalisasi sumur eksisting, Sabtu (4/4/2026).
Produksi Naik Signifikan
General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan intervensi dilakukan untuk meningkatkan produksi secara efisien dan berkelanjutan.
"PEP Zona 4 tidak hanya berfokus pada pengeboran sumur baru, tetapi juga melakukan optimalisasi sumur yang sudah ada agar dapat meningkatkan produksi secara efisien, rendah risiko, dan berkelanjutan," ungkapnya.
Ia menjelaskan pada uji alir awal 24 Maret 2026, sumur tersebut mampu menghasilkan 552 barel minyak per hari dan gas sebesar 0,35 juta standar kaki kubik per hari.
Sebelumnya, sumur LBK-29 hanya memproduksi sekitar 205 barel per hari sebelum akhirnya berhenti mengalir akibat penurunan tenaga reservoir.
Gunakan Teknologi Artificial Lifting
Untuk mengatasi hal tersebut, PEP Zona 4 melakukan intervensi dengan teknologi artificial lifting menggunakan electric submersible pump (ESP).
Teknologi tersebut memungkinkan minyak diangkat dari dasar sumur ke permukaan dengan sistem pompa sentrifugal sehingga meningkatkan laju produksi secara stabil.
Metode ini dinilai efektif untuk sumur dalam karena mudah dikendalikan dan mampu menghasilkan produksi tinggi.
Djudjuwanto menegaskan keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional.
"Keselamatan adalah budaya di Pertamina. Tidak ada target operasional yang lebih penting daripada memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan sekitar," katanya.
PEP Zona 4 akan terus mengoptimalkan sumur eksisting dan melakukan pengeboran baru dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








