
Pantau - PT AirAsia Indonesia Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp2,11 triliun pada kuartal pertama 2026 atau meningkat 5,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama AirAsia Indonesia Captain Achmad Sadikin Abdurachman menyatakan capaian tersebut mencerminkan ketahanan perusahaan serta tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan maskapai.
“Kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2026 mencerminkan ketahanan Perseroan serta tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Indonesia AirAsia,” ujarnya.
Kinerja Operasional dan Penumpang Meningkat
Perseroan juga berhasil menekan kerugian hingga 52,7 persen melalui peningkatan produktivitas pesawat dan optimalisasi jaringan penerbangan.
Pertumbuhan pendapatan didorong oleh strategi penyesuaian rute, baik internasional maupun domestik, yang memberikan kontribusi lebih optimal.
Achmad mengungkapkan peningkatan signifikan juga terjadi pada Revenue per Available Seat Kilometre (RASK) sebesar 11,4 persen sebagai indikator efisiensi pendapatan.
Jumlah penumpang tercatat naik 8,9 persen menjadi 1,67 juta orang dengan tingkat keterisian kursi mencapai 83 persen, serta jumlah penerbangan meningkat 8,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Efisiensi Biaya dan Ekspansi Rute Baru
Dari sisi keuangan, AirAsia Indonesia berhasil menurunkan beban operasional sebesar 6,1 persen melalui efisiensi perawatan armada dan biaya pemasaran.
Pendapatan tambahan atau ancillary revenue turut menyumbang Rp348 miliar yang berasal dari bagasi, layanan dalam penerbangan, charter, dan kargo.
Selama periode tersebut, maskapai juga membuka rute baru seperti Bali-Melbourne dan Bali-Da Nang untuk internasional, serta Surabaya-Makassar, Makassar-Palu, Makassar-Luwuk, dan Makassar-Kendari untuk domestik.
“Langkah ini diambil untuk memastikan operasional yang sehat dan adaptif, sekaligus tetap menghadirkan layanan yang optimal bagi masyarakat,” kata Achmad.
Di tengah fluktuasi harga minyak global, perusahaan menyatakan akan terus melakukan efisiensi dan penyesuaian operasional guna menjaga kinerja tetap stabil.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







