HOME  ⁄  Ekonomi

Garuda Indonesia Masuk 25 Maskapai Terbaik Dunia 2026, Tunjukkan Pemulihan Kinerja Perusahaan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Garuda Indonesia Masuk 25 Maskapai Terbaik Dunia 2026, Tunjukkan Pemulihan Kinerja Perusahaan
Foto: (Sumber: Arsip foto - Pesawat Garuda Indonesia bersiap melayani penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. ANTARA/Harianto.)

Pantau - Garuda Indonesia kembali masuk daftar 25 maskapai terbaik dunia versi Airline Ratings tahun 2026 dengan menempati peringkat ke-24 dalam kategori The World’s Best Full-Service Airlines, menandai peningkatan kinerja di tengah proses transformasi perusahaan.

Pencapaian di Tengah Transformasi Perusahaan

Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan menyatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif atas progres restrukturisasi dan akselerasi kinerja yang sedang dijalankan.

"Di tengah dinamika industri penerbangan global yang penuh tantangan, pencapaian ini menjadi sinyal positif yang mencerminkan progres transformasi perusahaan," ungkapnya.

Pengumuman peringkat dilakukan melalui situs resmi AirlineRatings.com berdasarkan penilaian tim independen yang diselesaikan pada awal tahun 2026.

Garuda Indonesia menjadi satu-satunya maskapai asal Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar global tersebut pada tahun ini.

Penilaian Layanan dan Komitmen Peningkatan Kualitas

Glenny menjelaskan penghargaan World’s Best Airlines 2026 berfokus pada pengalaman penumpang selama penerbangan.

"World’s Best Airlines 2026 merupakan penghargaan tahunan dari Airline Ratings yang berfokus pada pengalaman penumpang selama penerbangan," ujarnya.

Penilaian mencakup berbagai aspek seperti kualitas layanan makanan, kenyamanan kabin, serta profesionalisme awak pesawat.

Selain itu, Airline Ratings juga menilai konsistensi layanan, inovasi operasional, dan aspek keselamatan sebagai indikator utama dalam menentukan peringkat maskapai global.

Garuda Indonesia berkomitmen untuk terus mengakselerasi transformasi melalui peningkatan layanan, efisiensi operasional, serta pengembangan digitalisasi di seluruh lini bisnis.

Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat standar layanan bertaraf internasional dan meningkatkan daya saing di industri penerbangan global.

Penulis :
Aditya Yohan