
Pantau - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu pagi menguat 34 poin atau 0,20 persen terhadap dolar Amerika Serikat menjadi Rp17.390 per dolar AS.
Penguatan rupiah tersebut tercatat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.424 per dolar AS.
Rupiah Bergerak Positif di Tengah Tekanan Global
Pergerakan rupiah yang menguat terjadi di tengah perhatian pasar terhadap kondisi global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan fluktuasi harga energi dunia.
Sebelumnya, rupiah sempat mengalami tekanan akibat memanasnya konflik di kawasan Selat Hormuz yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia.
Bank Indonesia bersama pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
BI Siapkan Strategi Penguatan Rupiah
Bank Indonesia sebelumnya menyebut rupiah masih berada dalam kondisi undervalued dan berpotensi menguat ke depan.
Pemerintah dan BI juga menyiapkan tujuh langkah strategis untuk memperkuat mata uang Garuda, termasuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan memperluas instrumen investasi.
Selain itu, rencana penerbitan Panda Bond di pasar China juga disiapkan untuk memperkuat cadangan devisa dan menopang stabilitas rupiah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





