HOME  ⁄  Ekonomi

Imigrasi Ngurah Rai Bali Setor PNBP Rp364,7 Miliar hingga April 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Imigrasi Ngurah Rai Bali Setor PNBP Rp364,7 Miliar hingga April 2026
Foto: (Sumber: Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan ketika memberikan sambutan di sela forum media di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (6/5/2026) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna.)

Pantau - Kantor Imigrasi Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali, menyetorkan penerimaan negara bukan pajak atau PNBP sebesar Rp364,7 miliar selama periode Januari hingga April 2026.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan mengatakan realisasi tersebut telah mencapai 22,7 persen dari target PNBP tahun 2026 sebesar Rp1,6 triliun.

“Realisasi itu sudah mencapai 22,7 persen dari target tahun ini sebesar Rp1,6 triliun,” kata Bugie di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

Konflik Timur Tengah Pengaruhi Penerimaan Imigrasi

Bugie menjelaskan capaian PNBP tahun ini lebih rendah dibanding periode yang sama pada 2025 yang mencapai Rp531,1 miliar.

Menurut dia, salah satu penyebab penurunan penerimaan adalah konflik di Timur Tengah yang berdampak pada pembatalan sejumlah penerbangan internasional.

“Konflik Timur Tengah menjadi salah satu penyebab kontraksi penerimaan PNBP karena sempat ditutupnya jalur udara,” ujarnya.

Ia menyebut pembatalan penerbangan terutama terjadi pada rute transit Timur Tengah seperti Doha, Dubai, dan Abu Dhabi.

PNBP Imigrasi Ngurah Rai berasal dari layanan visa, paspor, izin keimigrasian, izin masuk kembali, serta layanan keimigrasian lainnya.

Imigrasi Siapkan Inovasi Layanan untuk Wisatawan

Untuk meningkatkan penerimaan negara, Imigrasi Ngurah Rai akan menghadirkan sejumlah inovasi layanan bagi masyarakat dan wisatawan asing.

“Kami akan meningkatkan layanan yang harapannya salah satunya untuk mendorong PNBP,” kata Bugie.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penataan ulang alur pelayanan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai agar lebih nyaman dan efisien.

Imigrasi juga akan memperluas penggunaan autogate untuk mempercepat proses pemeriksaan penumpang tanpa mengabaikan aspek keamanan.

“Kami berupaya meningkatkan penggunaan autogate karena ini cepat tapi tidak mengesampingkan keamanan karena sistem pemeriksaan sudah canggih,” ujarnya.

Bugie menambahkan fasilitas autogate dapat digunakan penumpang yang memiliki paspor dengan chip elektronik.

Penulis :
Aditya Yohan