
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting bagi lulusan program Magang Nasional untuk memperkuat posisi mereka di pasar kerja.
Menurut Yassierli, sertifikasi menjadi bukti formal atas keterampilan peserta magang yang diakui dunia industri selain pengalaman praktik kerja yang telah diperoleh selama program berlangsung.
“Kami ingin lulusan magang tidak hanya membawa pengalaman praktis, tetapi juga memiliki bukti formal yang diakui secara luas oleh industri,” kata Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/5).
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan juga telah memfasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis bagi peserta yang menyelesaikan program magang.
“Sertifikasi kompetensi ini kami berikan secara cuma-cuma sebagai bentuk apresiasi sekaligus modal bagi para peserta,” ujarnya.
Peserta Magang Mulai Diserap Perusahaan
Yassierli mengatakan sebagian peserta program Magang Nasional telah direkrut menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka menjalani pelatihan.
Sementara itu, sejumlah peserta lainnya masih berada dalam tahap evaluasi perusahaan.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan dunia usaha mempertimbangkan kontribusi nyata peserta selama masa magang berlangsung.
Ia menegaskan perusahaan memiliki parameter objektif dalam menentukan sumber daya manusia yang akan direkrut untuk mendukung produktivitas perusahaan.
“Perusahaan akan merekrut tenaga kerja yang mampu memberikan kontribusi nyata. Manfaatkan masa magang ini untuk menunjukkan kualitas dan kompetensi sebagai profesional,” katanya.
Program Magang Didorong Tingkatkan Daya Saing
Kementerian Ketenagakerjaan menilai program Magang Nasional menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Melalui pengalaman kerja dan sertifikasi kompetensi, lulusan program magang diharapkan lebih siap menghadapi kebutuhan industri dan persaingan dunia kerja.
Sebelumnya, pemerintah juga memperluas program Magang Nasional 2026 untuk membuka lebih banyak peluang kerja dan pelatihan bagi generasi muda.
- Penulis :
- Aditya Yohan





