
Pantau - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat pagi tercatat melemah 24 poin atau 0,14 persen menjadi Rp17.357 per dolar Amerika Serikat dari posisi sebelumnya Rp17.333 per dolar AS.
Pergerakan rupiah tersebut terjadi di tengah dinamika pasar keuangan global dan fluktuasi mata uang asing.
Rupiah Bergerak Negatif di Awal Perdagangan
Data perdagangan Jumat pagi menunjukkan rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS.
Pelemahan ini melanjutkan pergerakan mata uang Garuda yang sebelumnya sempat mengalami penguatan seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan ekonomi global, termasuk arah kebijakan moneter Amerika Serikat dan situasi geopolitik internasional.
Pasar Pantau Arus Modal dan Stabilitas Rupiah
Sebelumnya Bank Indonesia memastikan kondisi cadangan devisa dan pasokan valuta asing tetap aman untuk menjaga stabilitas rupiah.
BI juga mencatat aliran modal asing atau capital inflow masih masuk ke pasar domestik selama April 2026.
Selain itu, sejumlah langkah strategis terus disiapkan otoritas keuangan untuk memperkuat nilai tukar rupiah di tengah tekanan global.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





